
Pantau - Provinsi Bengkulu berhasil menempati posisi lima besar nasional dalam realisasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), menurut pernyataan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian.
"Upaya-upaya progresnya cukup berjalan dengan signifikan, hal ini ditunjukkan sampai akhir 2025 kita telah menentukan titik nol dan progres pembangunan KDKMP mencapai 351 unit dari total 1.505 desa yang akan dibangun, ini menempatkan Bengkulu dalam lima besar nasional," ungkapnya.
Kolaborasi Pemerintah dan TNI Dorong Percepatan
Capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, pemerintah kabupaten/kota, serta jajaran TNI yang ikut terlibat dalam percepatan pembangunan koperasi desa.
Mian menegaskan bahwa percepatan pembangunan koperasi desa merupakan bagian dari upaya membangun ekonomi kerakyatan yang kuat dan merata di seluruh wilayah.
Ia juga meminta seluruh bupati dan wali kota untuk segera menindaklanjuti program tersebut guna memastikan target dapat tercapai sesuai waktu yang telah ditetapkan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan koperasi desa akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa di Provinsi Bengkulu.
Target 100 Persen Desa Tercapai Tahun 2026
Meski berada di posisi lima besar nasional, Mian mengingatkan bahwa semua pihak tidak boleh lengah karena target 100 persen desa memiliki koperasi masih membutuhkan kerja keras dan konsistensi.
Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan seluruh desa di wilayah tersebut sudah memiliki Koperasi Merah Putih pada tahun 2026, sejalan dengan prioritas program Pemerintah Pusat.
Untuk mempercepat proses tersebut, Mian menjadwalkan pertemuan dengan seluruh kepala daerah dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu pada Senin, 26 Januari 2026.
"Setelah itu nanti saya yakin akan ada progres yang signifikan terhadap pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini," ia mengungkapkan.
- Penulis :
- Arian Mesa








