Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Banjir Bandang di Situbondo Tewaskan Ayah dan Anak, Ribuan Rumah Terendam di Kecamatan Besuki dan Banyuglugur

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Banjir Bandang di Situbondo Tewaskan Ayah dan Anak, Ribuan Rumah Terendam di Kecamatan Besuki dan Banyuglugur
Foto: (Sumber: Salah satu korban banjir meninggal dunia saat di RSUD Besuki, Situbondo, Jawa Timur. Kamis (22/1/2026) ANTARA/HO-RSUD Besuki.)

Pantau - Banjir luapan Sungai Lubawang menerjang seribuan rumah di sejumlah desa di Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, pada Rabu malam, 21 Januari 2026, dan menewaskan dua warga yang tersengat listrik di dalam rumah mereka.

Korban adalah seorang ayah dan anak bernama Abdul Wahed (45 tahun) dan Adinda Putri Rahayu (17 tahun), warga Jalan Madura, Desa/Kecamatan Besuki.

Camat Besuki, Yakup Alex Susanto, menjelaskan bahwa kedua korban meninggal dunia saat banjir setinggi sekitar satu meter masuk ke rumah mereka dan mengenai aliran listrik.

Setelah listrik di wilayah tersebut padam, warga berhasil mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUD Besuki menggunakan truk.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, menyatakan bahwa seluruh biaya penanganan korban ditanggung oleh pemerintah daerah melalui Program Berantas Plus.

Ribuan Rumah Terendam, Jalan Pantura Tergenang

Banjir merendam ribuan rumah warga di beberapa desa di Kecamatan Besuki, antara lain Desa Jetis, Blimbing, Langkap, Besuki, Demung, dan Pesisir.

Banjir juga dilaporkan merendam rumah-rumah di Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur.

Hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah Kecamatan Besuki sejak pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Akibat curah hujan yang sangat tinggi, Sungai Lubawang dan anak sungainya meluap karena tidak mampu menampung debit air.

Ketinggian air banjir mencapai dada orang dewasa atau sekitar satu meter.

Banjir juga menggenangi jalan raya pantura di Kecamatan Besuki dan Banyuglugur, menyebabkan gangguan lalu lintas di kedua wilayah tersebut.

BPBD Situbondo masih melakukan asesmen terhadap jumlah dan kondisi rumah warga yang terdampak banjir.

 

Penulis :
Ahmad Yusuf