
Pantau - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) memastikan perlindungan serta pemenuhan hak perempuan dan anak-anak yang terdampak bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Pemerintah Hadir untuk Jamin Rasa Aman di Pengungsian
Menteri PPPA, Arifah Fauzi, mengunjungi langsung lokasi pengungsian di Cisarua pada Minggu, 25 Januari 2026.
Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk menjamin rasa aman bagi seluruh pengungsi, terutama kelompok rentan seperti perempuan, anak-anak, lansia, penyandang disabilitas, serta perempuan hamil dan menyusui.
"Kami memastikan seluruh yang ada di pengungsian ini merasakan rasa aman, terutama perempuan, anak-anak, lansia, disabilitas, serta perempuan yang menyusui atau sedang mengandung," ungkap Arifah.
Korban Alami Trauma Mendalam, Layanan Trauma Healing Disiapkan
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa banyak penyintas mengalami trauma yang sangat mendalam akibat bencana longsor.
"Terlihat mereka mengalami trauma yang sangat mendalam. Cara mereka bereaksi menunjukkan bahwa trauma ini memengaruhi kondisi psikologis mereka," ujarnya.
KemenPPPA menyatakan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk menghadirkan layanan trauma healing, terutama bagi perempuan dan anak-anak.
"Oleh karena itu, kita akan berkoordinasi untuk memberikan layanan trauma healing guna melakukan penguatan kembali kondisi mental mereka," lanjut Arifah.
Selain pemulihan psikologis, KemenPPPA juga mendorong pemenuhan kebutuhan dasar dan perlindungan berkelanjutan agar perempuan dan anak yang terdampak dapat pulih dan menjalani kehidupan dengan aman dan bermartabat.
- Penulis :
- Gerry Eka








