
Pantau - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Purwosari Kabupaten Kudus, Jawa Tengah menyampaikan permohonan maaf atas dugaan keracunan makanan dari menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa 118 siswa.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula dari laporan pihak SMA Negeri 2 Kudus yang menyampaikan sejumlah siswa mengalami diare, termasuk satu siswa yang harus dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Kepala SPPG Purwosari, Nasihul Umam, menjelaskan, “Saya ditelepon pihak PIC (Person in Charge) atau penanggung jawab MBG sekolah SMA 2 Kudus yang menyampaikan ada siswa yang diare, ada yang ke UGD, dan ada juga yang tidak masuk sekolah.”
Menindaklanjuti laporan tersebut, Nasihul bersama staf, akuntan, ahli gizi, dan asisten laboratorium mendatangi sekolah untuk melakukan verifikasi.
Menu MBG yang dikonsumsi adalah soto ayam suwir lengkap dengan tempe dan tauge.
Nasihul menambahkan, “Kami langsung melakukan klarifikasi terkait menu soto ayam suwir. Pada kesempatan itu saya juga menyampaikan permohonan maaf dan kesiapan bertanggung jawab, termasuk membelikan obat bagi siswa yang diare dan mengganti biaya pengobatan bagi yang dirawat di IGD.”
SPPG Purwosari menggelar audiensi dengan pihak sekolah, guru, perwakilan kelas, serta beberapa siswa selama hampir setengah jam.
Setelah audiensi, jumlah siswa yang mengeluh sakit perut terus bertambah hingga petugas puskesmas dan ambulans datang ke sekolah.
Nasihul menyatakan, “Awalnya hanya beberapa siswa, tapi kemudian semakin banyak yang berdatangan ke unit kesehatan sekolah (UKS). Pihak puskesmas juga turun langsung ke sekolah.”
Terkait penyebab pasti kejadian, Nasihul menegaskan pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan MBG, sehingga belum bisa menyimpulkan penyebabnya.
Tindakan dan Penanganan
Nasihul Umam menyatakan, “Kami siap bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk mengganti biaya pengobatan siswa yang terdampak.”
Ia juga meminta maaf atas kejadian ini dan meminta masyarakat bersabar menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Nasihul menegaskan, “Kami tetap berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.”
Dari sisi kandungan gizi, menu MBG untuk tingkat SMA disesuaikan standar yakni energi 680,4 gram, lemak 26,8 gram, protein 33,2 gram, dan karbohidrat 78,7 gram.
Menu MBG juga dilengkapi sambal kecap, berbeda dengan menu untuk tingkat SD.
Saat ini, SPPG Purwosari melayani 13 sekolah dengan total penerima manfaat sebanyak 2.173 orang, termasuk guru dan tenaga kependidikan.
Hingga Kamis (29/1) sore, jumlah siswa, guru, dan tenaga kependidikan SMA 2 Kudus yang menjalani perawatan di tujuh rumah sakit mencapai 118 orang.
Ketujuh rumah sakit tersebut adalah RSUD Loekmono Hadi Kudus, RS Mardi Rahayu Kudus, RS Sarkies Aisyiyah, RSI Kudus, RS Kumala Siwi, RS Kartika, dan RS Aisyiyah.
- Penulis :
- Shila Glorya







