Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kodim 1702/Jayawijaya Perkuat Pemahaman Tugas Prajurit Lewat Jam Komandan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kodim 1702/Jayawijaya Perkuat Pemahaman Tugas Prajurit Lewat Jam Komandan
Foto: (Sumber: Komandan Kodim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang, memberikan arahaman kepada anggota baik prajurit, Persit Kartika Chandra Kirana, maupun PNS di lingkungan Kodim 1702/Jayawijaya. ANTARA/HO-Dokumentasi Kodim 1702 Jayawijaya)

Pantau - Komando Distrik Militer (Kodim) 1702/Jayawijaya di wilayah Papua Pegunungan menggelar kegiatan jam komandan untuk memperkuat pemahaman pedoman tugas prajurit TNI dalam mengoptimalkan pengamanan kewilayahan.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1702/Jayawijaya, Letkol Inf Ilham Datu Ramang, dan diikuti oleh seluruh anggota, termasuk prajurit TNI, Persit Kartika Chandra Kirana, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim.

Kegiatan berlangsung di Aula Kodim 1702/Jayawijaya.

Tingkatkan Disiplin dan Kepedulian Prajurit

Letkol Ramang menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membina, memotivasi, dan meningkatkan kedisiplinan prajurit dalam menjalankan tugas dan fungsi.

"Jam komandan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh satuan Kodim 1702/Jayawijaya sebagai forum komunikasi dan pembinaan, sekaligus bentuk kepedulian pimpinan terhadap satuan dan seluruh anggota jajarannya, sehingga kinerja satuan dapat berjalan secara optimal," ungkapnya.

Selain sebagai forum komunikasi, kegiatan ini juga digunakan untuk mengevaluasi dan menyampaikan hal-hal penting terkait pelaksanaan tugas sehari-hari.

Letkol Ramang menegaskan bahwa prajurit harus senantiasa berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan delapan Wajib TNI dalam menjalankan tugas.

Pesan Moral dan Penguatan Nilai-Nilai TNI

Dalam arahannya, Letkol Ramang mengingatkan bahwa sebagai aparat kewilayahan, prajurit TNI selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Oleh karena itu, setiap tindakan harus dilakukan dengan hati-hati dan berdasarkan tiga metode pembinaan teritorial (Binter), agar tidak salah langkah di lapangan.

Ia juga menekankan pentingnya menjauhi minuman keras dan narkoba bagi seluruh prajurit.

Selain itu, kedekatan dengan masyarakat harus terus dijaga sebagai bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap TNI.

"Sebagai prajurit TNI mari bersama-sama memperkuat kebersamaan dan sinergitas dengan aparat terkait di wilayah. Jadikan keberadaan kita bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, sehingga kehadiran TNI selalu dicintai rakyat serta mampu menjaga kehormatan diri sebagai prajurit TNI," ia menegaskan.

Penulis :
Ahmad Yusuf