
Pantau - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa kedaulatan ekonomi Indonesia saat ini berada dalam ancaman serius akibat praktik ilegal yang dilakukan oleh sejumlah pelaku usaha.
Pernyataan tersebut disampaikan saat ia memberikan materi dalam kegiatan retreat bela negara yang diikuti anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pusat Kompetensi Bela Negara, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan, Cibodas, Rumpiang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Menurut Sjafrie, banyak pelaku usaha yang tidak mematuhi regulasi serta menghindari kewajiban kepada negara.
"Saat ini kita mengalami ancaman kedaulatan ekonomi disebabkan karena banyak sekali pelaku-pelaku (usaha) bersikap ilegal tapi ada pelaku-pelaku yang legal tapi menghindari kewajibannya," ungkapnya.
Pengusaha Manfaatkan Celah Regulasi
Sjafrie menjelaskan bahwa pengusaha kerap memanfaatkan celah dalam peraturan yang berubah-ubah setiap kali terjadi pergantian pemerintahan.
Ia menyebut bahwa peralihan kekuasaan di Indonesia yang terjadi setiap lima hingga sepuluh tahun ikut mempengaruhi kebijakan dan regulasi sektor usaha.
"Akan tetapi pengusaha tidak pernah berganti. Dia ada sejak zaman orde lama, orde baru dan zaman reformasi. Yang berganti hanya dari bapak ke anak, anak ke cucu," ia mengungkapkan.
Karena pengusaha cenderung tetap, mereka dinilai mampu memanfaatkan ketidakstabilan regulasi untuk melanggengkan praktik ilegal.
Para pengusaha ini disebut mengeksploitasi sumber daya alam tanpa mengindahkan aturan, bahkan melanggar perizinan demi kelangsungan usaha.
Salah satu dampak nyata yang disebutkan Sjafrie adalah bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatera yang disebabkan oleh aktivitas illegal logging.
"Ada pengusaha-pengusaha yang tampil legal tapi berakting ilegal. Sudah kita ketahui, sudah kita cermati, sudah kita deteksi dan sudah kita ambil tindakan," jelasnya.
Pemerintah Ambil Langkah Tegas
Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan, lanjut Sjafrie, telah mengambil langkah konkret untuk menertibkan aktivitas usaha ilegal.
Salah satu bentuk tindakan nyata adalah penutupan sejumlah perusahaan tambang ilegal oleh TNI.
Selain itu, pemerintah juga menindak perusahaan-perusahaan yang diduga menjadi penyebab utama bencana alam di Sumatera.
Sjafrie menegaskan bahwa satgas-satgas khusus yang telah dibentuk akan terus bergerak dalam menindak pelaku usaha yang merugikan negara.
Ia optimistis bahwa langkah ini akan menjadi awal yang baik dalam upaya memulihkan kedaulatan ekonomi Indonesia dari ancaman yang ditimbulkan oleh praktik usaha ilegal.
- Penulis :
- Shila Glorya








