Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menparekraf Puji Jakarta Toys & Comics Fair 2026 sebagai Etalase Strategis bagi Kreator dan Desainer

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Menparekraf Puji Jakarta Toys & Comics Fair 2026 sebagai Etalase Strategis bagi Kreator dan Desainer
Foto: (Sumber: Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau stan IP lokal di The Jakarta Toys and Comic Fair 2026 di Kartika Expo Center, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). (ANTARA/HO-Kemenekraf).)

Pantau - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyebut The Jakarta Toys and Comics Fair 2026 sebagai etalase strategis bagi para kreator dan desainer lokal maupun internasional.

"The Jakarta Toys and Comics Fair telah menjadi etalase strategis bagi para kreator dan desainer, dengan penyelenggaraan rutin yang memberi kepastian bagi para kreator," ungkapnya.

Riefky mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan acara ini selama 21 tahun dalam membangun kolaborasi serta mendorong pertumbuhan industri mainan dan komik di Indonesia.

Pameran ini merupakan ajang tahunan berskala nasional yang mempertemukan kreator, kolektor, dan penggemar dari berbagai penjuru negeri.

Tak hanya menjadi ajang temu komunitas, acara ini juga dimanfaatkan untuk peluncuran produk baru dan prototipe dari produsen lokal hingga internasional.

The Jakarta Toys & Comics Fair 2026 diselenggarakan pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026 di Kartika Expo Center, Jakarta.

Dukungan Pemerintah dan Swasta untuk Industri IP

Riefky menyampaikan harapannya untuk dapat berkolaborasi dengan SACCA Production dan Provaliant Group selaku penyelenggara dalam mendukung pengembangan Intellectual Property (IP) lokal.

"Sekarang ini adalah zamannya bisnis IP dan IP derivatif. Karya kreatif tidak berhenti di desain toys atau komik, tetapi dapat berkembang menjadi film, animasi, hingga gim," ia mengungkapkan.

Menurutnya, dukungan pemerintah dan swasta sangat penting agar para kreator bisa fokus berkarya, sementara aspek komersialisasi dan pengembangan IP dijalankan secara kolaboratif.

Chandra Sugiono, pemilik Provaliant Group, menyatakan komitmennya dalam memperkuat ekosistem IP lokal.

Provaliant memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun dalam mengelola dan memonetisasi IP melalui aktivasi ritel dan berbagai kolaborasi.

"kami sedang membangun ekosistem untuk membantu IP-IP lokal, dari visi kreator hingga menjadi IP yang berkelanjutan dan mampu bertahan melalui komersialisasi dan monetisasi berdasarkan pembelajaran dari IP internasional," ujar Chandra.

Konsistensi Penyelenggaraan Selama Dua Dekade

Riza Satyagraha, CEO SACCA Production sekaligus promotor utama acara, menuturkan bahwa Jakarta Toys & Comics Fair telah berlangsung sejak tahun 2005.

"Ini adalah tahun ke-21 Jakarta Toys & Comics Fair sejak pertama kali digelar pada 2005," katanya.

Ia menjelaskan bahwa acara ini hanya sempat tertunda satu tahun saat pandemi, namun tetap konsisten menjadi ruang bertemunya pelaku industri kreatif, komunitas kolektor, serta brand lokal dan internasional.

Riza menambahkan bahwa tujuan utama penyelenggaraan ini adalah mendorong kreativitas lokal agar mampu bersaing di pasar global dan mendukung pertumbuhan UMKM, terutama di sektor fashion dan industri kreatif.

Pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, Jakarta Toys & Comics Fair berhasil menarik 19.812 pengunjung.

Penulis :
Gerry Eka