Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Satgas Galapana DPR RI Perkuat Pengawasan Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor di Sumatera

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Satgas Galapana DPR RI Perkuat Pengawasan Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor di Sumatera
Foto: (Sumber: Tim Satgas Galapana DPR RI saat melakukan rapat terkait penanganan pemulihan pascabencana sumatera, di Banda Aceh, Senin (2/2/2026). ANTARA/HO-Satgas Galapana DPR RI.)

Pantau - Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana Galapana DPR RI memperkuat pengawasan penanganan pemulihan pascabencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera guna memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana.

Koordinator Satgas Galapana TA Khalid menyampaikan penguatan pengawasan difokuskan pada empat prioritas utama pemulihan pascabencana yang dinilai krusial bagi percepatan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

Pengawasan tersebut, menurut TA Khalid, menekankan aspek akuntabilitas serta respons cepat terhadap berbagai kendala yang ditemukan di lapangan.

"Pengawasan ini bertujuan memastikan setiap tahapan pemulihan berjalan tepat sasaran, terkoordinasi, dan berkelanjutan," ungkap TA Khalid.

Prioritas pertama pengawasan Satgas Galapana adalah percepatan pemulihan infrastruktur dasar agar akses ke daerah-daerah yang sempat terisolir dapat segera terbuka.

Prioritas kedua mencakup penanganan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga yang terdampak banjir dan longsor.

Prioritas ketiga adalah pemulihan layanan sosial dasar masyarakat, termasuk fasilitas pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya.

Prioritas keempat difokuskan pada penguatan upaya pembersihan lingkungan pascabencana yang menjadi kunci percepatan pemulihan kehidupan masyarakat.

Satgas Galapana melakukan pengawasan secara berkala melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan melibatkan pemerintah daerah.

Selain koordinasi, Satgas Galapana juga melakukan pemantauan langsung di lapangan untuk memastikan pelaksanaan program pemulihan berjalan optimal.

Dalam rapat pekan sebelumnya, Satgas Galapana mendorong penguatan sinergi antarinstansi guna mempercepat pelaksanaan seluruh program pemulihan.

Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi skema padat karya atau cash for works untuk mempercepat pembersihan lingkungan.

Skema tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan lingkungan, tetapi juga mendukung pemulihan ekonomi masyarakat terdampak.

Satgas Galapana menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan hingga seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.

Melalui pengawasan tersebut, Satgas Galapana menargetkan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali berjalan normal.

Penulis :
Ahmad Yusuf