Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Mensos Gus Ipul Dorong Sidoarjo Segera Buka Sekolah Rakyat Rintisan Mulai 2026

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Mensos Gus Ipul Dorong Sidoarjo Segera Buka Sekolah Rakyat Rintisan Mulai 2026
Foto: Mensos RI Saifullah Yusuf menjelaskan kepada awak media terkait pembukaan Sekolah Rakyat di Sidoarjo, usai menghadiri sosialisasi terkait pembaruan DTSENdi Sidoarjo, Jumat 6/2/2026 (sumber: ANTARA/Fahmi Alfian)

Pantau - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mendorong Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk segera memulai penyelenggaraan Sekolah Rakyat (SR) rintisan pada tahun 2026.

Hal ini disampaikan Gus Ipul usai menghadiri sosialisasi pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Jumat, 6 Februari 2026.

"Minimal tahun ini di Sidoarjo sudah mulai terlaksana Sekolah Rakyat Rintisan," ungkapnya.

Sidoarjo Dianggap Strategis Dukung Pendidikan Warga Miskin

Gus Ipul menilai Sidoarjo sebagai wilayah penyangga Surabaya memiliki peran penting dalam menjamin akses pendidikan bagi warga miskin, khususnya mereka yang masuk dalam desil 1 dan desil 2 DTSEN.

Untuk itu, ia menyarankan agar pelaksanaan Sekolah Rakyat di Sidoarjo dimulai dari program rintisan dengan memanfaatkan gedung-gedung aset milik pemerintah daerah sebagai tempat belajar-mengajar.

Saat ini, pemerintah pusat tengah membangun 100 Sekolah Rakyat permanen di berbagai daerah di Indonesia, yang ditargetkan selesai pada tahun 2026.

Pemkab Sidoarjo Siapkan Lahan 9,5 Hektare untuk SR Permanen

Pemerintah juga menargetkan pembangunan tambahan 100 Sekolah Rakyat lagi pada tahun 2027.

Gus Ipul berharap pembangunan SR permanen di Sidoarjo bisa masuk dalam kuota tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Sidoarjo, Subandi, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 9,5 hektare di Desa Buncitan, Kecamatan Sedati.

Ia berharap pembangunan Sekolah Rakyat di lahan tersebut dapat terealisasi pada tahun 2027 sesuai arahan dari Menteri Sosial.

Pembangunan Sekolah Rakyat di Sidoarjo ditujukan untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga miskin, terutama yang termasuk dalam desil terbawah DTSEN.

Penulis :
Arian Mesa