Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Festival Aspirasi di Mojokerto Soroti Maraknya Tambang Ilegal, Hanya 7 dari 180 Titik yang Berizin

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Festival Aspirasi di Mojokerto Soroti Maraknya Tambang Ilegal, Hanya 7 dari 180 Titik yang Berizin
Foto: Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan saat mengikuti Festival Aspirasi yang diselenggarakan di Pendopo Graha Majatama, Mojokerto, Jawa Timur, Senin 2/2/2026 (sumber: DPR RI)

Pantau - Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI, Ahmad Heryawan, menghadiri Festival Aspirasi di Pendopo Graha Majatama, Mojokerto, Jawa Timur, pada Senin, 2 Februari 2026, yang menyoroti persoalan pertambangan ilegal di wilayah tersebut.

Pertambangan Ilegal Jadi Sorotan Utama

Festival yang mengangkat tema Revitalisasi Ekosistem Bumi Majapahit: Menghimpun Aspirasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan dan Keseimbangan Alam Berkelanjutan di Mojokerto, Jawa Timur ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat menyampaikan aspirasi, khususnya terkait isu lingkungan hidup.

Dalam forum tersebut terungkap bahwa terdapat lebih dari 180 titik aktivitas pertambangan di Mojokerto, namun hanya tujuh di antaranya yang memiliki izin resmi.

"Ini tentu menjadi lampu merah bagi pelestari lingkungan kita. Pertambangan ilegal tidak hanya berdampak buruk secara ekologis, tetapi juga tidak memberikan kontribusi ekonomi bagi daerah, baik kabupaten maupun provinsi," ungkap Ahmad Heryawan.

Ia menegaskan bahwa BAM tidak menutup mata terhadap kebutuhan pembangunan yang memerlukan material galian C, namun keseimbangan ekologis tetap harus menjadi prioritas.

"Kita sepakat bahwa pertambangan galian C memang dibutuhkan untuk pembangunan. Tetapi di saat yang sama, keseimbangan dan pelestarian lingkungan harus tetap dijaga agar dampaknya tidak membahayakan masyarakat," ia mengungkapkan.

BAM Siapkan Rekomendasi dan Dorongan Penertiban

Ahmad juga menyampaikan apresiasi terhadap langkah Bupati Mojokerto dalam membangun kesadaran publik mengenai bahaya tambang ilegal.

Menurutnya, kesadaran kolektif dari masyarakat, pemerintah daerah, hingga legislatif menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan, terutama di kawasan Mojokerto yang memiliki nilai sejarah sebagai bagian dari Bumi Majapahit.

Sebagai tindak lanjut, BAM akan menyusun rekomendasi resmi kepada kementerian terkait serta menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat.

BAM juga akan mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk segera menertibkan aktivitas tambang ilegal yang semakin marak.

"Jika pertambangan ditertibkan, maka dampak lingkungannya dapat dimitigasi dengan baik, tidak membahayakan, dan secara ekonomi retribusi serta pajaknya dapat menjadi sumber pendapatan asli daerah," jelas Ahmad.

Ahmad Heryawan yang merupakan legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Barat II ini menekankan pentingnya peran Festival Aspirasi sebagai wadah dialog antara DPR RI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Festival ini juga diharapkan dapat merumuskan langkah konkret untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Mojokerto.

Penulis :
Shila Glorya