Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menteri LH Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Sampah Berkualitas di Surabaya Menuju Penilaian Adipura

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menteri LH Tegaskan Pentingnya Pengelolaan Sampah Berkualitas di Surabaya Menuju Penilaian Adipura
Foto: (Sumber: Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq (tengah) dalam peninjauan pengelolaan sampah terkait penilaian Adipura di Surabaya, Jatim, Minggu (8/2/2026). ANTARA/HO-KLH.)

Pantau - Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala BPLH, Hanif Faisol Nurofiq, menekankan pentingnya konsistensi dan kualitas pengelolaan lingkungan di perkotaan, khususnya terkait penilaian Adipura, usai kunjungan lapangan di Surabaya pada 8 Februari 2026.

Temuan Lapangan dan Evaluasi Adipura

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari penilaian akhir penghargaan Adipura dan peninjauan tata kelola nasional.

Secara umum, pengelolaan sampah di kawasan utama Surabaya menunjukkan hasil yang baik, namun masih ditemukan masalah di wilayah nonprotokol.

Masalah yang tercatat antara lain rendahnya pemilahan sampah dari sumber, timbunan sampah di badan sungai, dan keberadaan tempat pembuangan sampah tidak resmi.

Temuan ini menjadi catatan penting dalam proses evaluasi penilaian Adipura.

Data terkini menunjukkan timbulan sampah di Surabaya mencapai 1.811 ton per hari, dengan sekitar 1.779 ton per hari telah terkelola melalui sistem pengumpulan, pemilahan, dan pengolahan yang tersedia.

Dengan jumlah penduduk lebih dari 3 juta jiwa, pengelolaan sampah menjadi tantangan strategis sekaligus indikator penting untuk menjaga kebersihan, kesehatan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat perkotaan.

Pesan Menteri dan Kunci Pengelolaan Sampah

Menteri Hanif menekankan bahwa pengelolaan sampah yang efektif membutuhkan keterlibatan aktif pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku usaha.

Ia menambahkan bahwa pemilahan dari sumber menjadi kunci utama untuk mengurangi timbulan sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

Penulis :
Ahmad Yusuf