Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Komisi IV DPR RI Pastikan Harga Bahan Pokok di Pasar Wonokromo Stabil Jelang Ramadan 1447 H

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi IV DPR RI Pastikan Harga Bahan Pokok di Pasar Wonokromo Stabil Jelang Ramadan 1447 H
Foto: (Sumber: Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan saat melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pasar Wonokromo di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (12/2/2026). Foto : Skr/Andri.)

Pantau - Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, 12 Februari 2026, guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan 1447 H/2026 M.

Kunjungan tersebut dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan dan turut dihadiri Badan Pangan Nasional Bapanas, Kementerian Pertanian, Perum Bulog, serta instansi terkait lainnya.

Dalam kunjungan itu, Komisi IV DPR RI memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok berada dalam kondisi aman berdasarkan pemantauan langsung di lapangan.

Ahmad Yohan menyampaikan, “Hari ini Komisi IV DPR RI berkunjung ke Pasar Wonokromo di Surabaya. Tentu kita mesti berterima kasih kepada Presiden Prabowo atas arahan beliau agar Bapanas turun, Bulog turun, dan seluruh kementerian terkait memastikan stok bahan pokok aman dalam menghadapi Ramadan.”

Berdasarkan data pemantauan pekan kedua Februari 2026, harga beras medium tercatat Rp12.500–Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.000–Rp15.000 per kilogram.

Harga gula pasir berada di angka Rp16.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan sederhana Rp14.000–Rp15.500 per liter.

Daging ayam ras dijual Rp34.000–Rp36.000 per kilogram, telur ayam ras Rp27.000–Rp28.000 per kilogram, serta cabai merah besar Rp40.000–Rp45.000 per kilogram.

Secara umum indeks harga bahan pokok di Pasar Wonokromo berada dalam kategori stabil dengan fluktuasi yang masih wajar menjelang Ramadan.

Kenaikan tipis terjadi pada komoditas hortikultura seperti cabai namun masih dalam batas yang dapat dikendalikan.

Pemerintah pusat telah menginstruksikan penguatan distribusi serta pengawasan rantai pasok guna mencegah kelangkaan maupun lonjakan harga yang signifikan.

Ahmad Yohan menekankan pentingnya menjaga kenyamanan pedagang serta memastikan distribusi berjalan tanpa hambatan.

Ia menyampaikan, “Insya Allah distribusi sembako ini akan berjalan lancar, tepat waktu, tepat jumlahnya, sehingga ketersediaan tetap terjaga di hampir semua pasar di Jawa Timur.”

Perum Bulog memastikan kesiapan stok Cadangan Beras Pemerintah atau CBP untuk kebutuhan intervensi pasar apabila diperlukan.

Bapanas terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi akibat faktor cuaca maupun kendala logistik.

Komisi IV DPR RI menyatakan akan terus melakukan pengawasan intensif hingga Ramadan dan bulan-bulan berikutnya.

Ahmad Yohan menyatakan, “Kita tentu sangat berterima kasih. Mudah-mudahan kondisi ini terus terjaga, bukan hanya sampai Ramadan, tetapi juga seterusnya.”

Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas Andriko Noto Susanto memastikan pasokan dan harga pangan di Surabaya dan Jawa Timur dalam kondisi terkendali menjelang Ramadan.

Andriko menyampaikan, “Kami memastikan harga kebutuhan pangan pokok di Surabaya dan Jawa Timur secara keseluruhan pasokan dan harganya stabil sesuai HET maupun HAP.”

Ia menjelaskan Bapanas bersama Satgas Pangan Provinsi dan Kabupaten telah bekerja lebih dari 15 hari untuk memastikan distribusi berjalan baik dari tingkat produsen hingga konsumen.

Polda Jawa Timur telah memfasilitasi penandatanganan komitmen dengan produsen besar agar tidak menaikkan harga di atas acuan pemerintah.

Bulog berkomitmen menjaga stabilitas beras, minyak goreng termasuk Minyakita, serta jagung.

Untuk komoditas kedelai, telur, dan ayam, pemerintah menggandeng pelaku usaha agar tetap menjaga stabilitas harga menjelang Ramadan.

Penulis :
Ahmad Yusuf