
Pantau - Sebanyak 1.900 personel keamanan gabungan dikerahkan setiap malam untuk melakukan patroli guna mengamankan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah di Jakarta.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan, “Kalau personel, setiap malam, setiap hari itu berjumlah 1.900 orang. Pasti mereka patroli rutin tiap malam di wilayah,”.
Satriadi menjelaskan bahwa 1.900 personel tersebut merupakan gabungan dari unsur TNI dan Polri yang disiagakan untuk memastikan situasi tetap aman dan nyaman selama Ramadhan.
Selain patroli rutin, Satpol PP DKI Jakarta juga mulai melakukan razia minuman keras di lima wilayah kota menjelang bulan Ramadhan.
Satriadi mengatakan, “Untuk pengamanan atau penertiban minuman-minuman keras, rutin kita laksanakan di tiap lima wilayah kota seluruhnya,”.
Dalam operasi yang digelar di tiga titik wilayah Jakarta pada akhir pekan sebelumnya, petugas menyita 184 botol minuman keras dari berbagai merek.
Penyitaan terbanyak dilakukan di Kecamatan Kembangan sebanyak 108 botol pada Jumat 13 Februari 2026 sore, disusul 51 botol di Kecamatan Matraman dan 25 botol di Kecamatan Pulogadung.
Terkait penertiban klub malam selama Ramadhan, Satpol PP masih menunggu surat edaran dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.
Satriadi mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar Sahur On The Road serta mengingatkan organisasi masyarakat agar tidak melakukan sweeping rumah makan.
Ia mengatakan, “Kami imbau kepada masyarakat agar tidak melaksanakan itu. Lalu jangan sampai organisasi masyarakat melakukan 'sweeping' rumah makan,”.
Langkah patroli rutin, razia minuman keras, serta imbauan kepada masyarakat dilakukan sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan selama Ramadhan 1447 Hijriah di Jakarta.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








