
Pantau - Pengurus Vihara Amurva Bhumi, Setiabudi, Jakarta Selatan, memprediksi keramaian perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili akan berlangsung hingga Cap Go Meh atau sekitar dua pekan setelah Imlek.
Salah satu pengurus atau biokong Vihara Amurva Bhumi, Zaini Arifin, menyampaikan kepada wartawan di Jakarta pada Selasa bahwa "Perkiraan keramaian sampai dua minggu atau Cap Go Meh," ungkapnya.
Ia menjelaskan pihak vihara telah mempersiapkan berbagai hal menjelang Imlek, mulai dari memandikan patung dewa atau rupang hingga membersihkan seluruh area vihara.
Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan meliputi kebaktian, prosesi ibadah, hingga sembahyang yang diikuti umat secara bergantian.
Zaini menegaskan bahwa "Buka 24 jam. Sampai nanti sore enggak ada kebaktian lagi, tinggal sembahyang saja," ujarnya.
Terkait jumlah pengunjung, pihak vihara tidak dapat memprediksi secara pasti karena umat datang dan pergi secara bergantian sepanjang hari.
Meski demikian, kapasitas vihara disebut dapat mencapai 80.000 orang saat hari kebaktian besar dan perayaan ulang tahun vihara pada bulan kedelapan tahun China.
Zaini menyampaikan bahwa "Kapasitas bisa mencapai 80.000 orang kalau ada hari kebaktian dan ulang tahun vihara saat bulan kedelapan tahun China," katanya.
Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penjagaan di dua vihara selama perayaan Tahun Baru Imlek guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan kondusif.
Titik pengamanan difokuskan pada Vihara Bio Hok Tek Tjen Sin di Kebayoran Lama dan satu vihara lainnya di wilayah Jakarta Selatan.
Pengamanan dilakukan secara sinergi dengan melibatkan unsur TNI, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP, Dinas Perhubungan atau Dishub, serta instansi terkait lainnya.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Imlek.
Di kedua lokasi vihara, personel gabungan ditempatkan untuk melaksanakan pengamanan terbuka dan tertutup, pengaturan arus lalu lintas, sterilisasi area ibadah, serta patroli dialogis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Keramaian diperkirakan terus berlangsung hingga perayaan Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Pihak vihara memastikan seluruh pelayanan ibadah tetap berjalan normal dengan dukungan pengamanan dari aparat gabungan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








