
Pantau - Daya Wanita PAM Jaya bersama “Women and Children Resilience” (WCR) melaksanakan program Edukasi Gizi Cerdas dan Ketahanan Air untuk pencegahan stunting di sejumlah wilayah Jakarta.
Program yang dimuat pada Kamis, 19 Februari 2026 pukul 08.54 WIB dalam kanal Metro Lintas Kota ini bertujuan memperkuat peran perempuan dalam membangun keluarga sehat dan lingkungan yang lebih berdaya.
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menegaskan keterlibatan Daya Wanita PAM Jaya merupakan bagian penting dari pendekatan yang menyentuh keluarga secara langsung.
“Upaya menurunkan stunting tidak bisa dilakukan sendiri dan tidak bisa hanya lewat satu pendekatan,” ujarnya.
Melalui peran Daya Wanita PAM Jaya, BUMD DKI Jakarta tersebut ingin hadir lebih dekat dengan para ibu dan berbagi pengetahuan tentang gizi serta pentingnya air bersih.
“Karena dari keluargalah masa depan anak-anak Jakarta dibentuk,” kata Arief.
Ketua WCR Margaretha Hanita menyampaikan bahwa generasi penerus berada pada masa emas yang sangat menentukan bagi masa depan bangsa.
“Kita tentu berharap anak-anak tumbuh dengan dukungan yang positif, baik dari sisi gizi, lingkungan, maupun pola asuh,” ungkapnya.
Menurut Margaretha, edukasi kepada ibu menjadi titik awal penting karena dari sanalah kualitas generasi masa depan dibentuk yang pada akhirnya memengaruhi arah bangsa.
Kolaborasi ini diharapkan membuat Daya Wanita PAM Jaya terus menjadi bagian dari gerakan masyarakat yang peduli terhadap gizi anak dan ketahanan air.
Kegiatan edukasi telah dilaksanakan di tiga titik wilayah Jakarta Utara, yakni Aula Kantor Kelurahan Semper Timur, Kelurahan Penjaringan, dan Kelurahan Rorotan.
Peserta kegiatan terdiri dari ibu Tim Penggerak PKK, Dasawisma, dan kader Posyandu.
Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami konsep “Gizi Cerdas”, khususnya pentingnya pemenuhan protein hewani sejak dini sebagai kunci pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.
Kegiatan ini juga menekankan bahwa pencegahan stunting atau tengkes berkaitan erat dengan aspek sanitasi dan ketahanan air.
Akses air bersih yang memadai menjadi fondasi lingkungan sehat agar anak terhindar dari penyakit infeksi yang dapat menghambat penyerapan nutrisi.
- Penulis :
- Aditya Yohan








