Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Rivqy Abdul Halim Dukung Sinergi Pertamina dan Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Rivqy Abdul Halim Dukung Sinergi Pertamina dan Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Distribusi Energi Nasional
Foto: Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim (sumber: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Pantau - Anggota Komisi VI DPR RI Rivqy Abdul Halim mendukung sinergi antara PT Pertamina (Persero) dengan koperasi desa/kelurahan merah putih sebagai agen utama distribusi produk energi dan turunannya di tingkat desa.

Dukungan tersebut disampaikan Rivqy dalam keterangan yang dikonfirmasi di Jakarta pada Kamis, 19 Februari 2026.

Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “Kami mendukung penuh sinergi Pertamina dengan koperasi desa merah putih sebagai agen utama distribusi produk. Ini adalah momentum memperkuat ekonomi desa sekaligus memperpendek rantai distribusi,” ungkapnya.

Ia menilai kebijakan sinergi tersebut berpotensi memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memperluas akses distribusi energi hingga ke tingkat desa.

Koperasi Dinilai Punya Posisi Strategis

Rivqy menjelaskan bahwa koperasi desa/kelurahan merah putih memiliki posisi strategis karena berbasis komunitas.

Ia menyebut koperasi tersebut memahami kebutuhan masyarakat setempat secara langsung serta memiliki jaringan sosial yang kuat di lingkungan masyarakatnya.

Menurutnya, model distribusi berbasis koperasi dapat mempercepat penyaluran energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di desa.

Ingatkan Jangan Abaikan Agen Lama

Meski mendukung kebijakan tersebut, Rivqy mengingatkan pemerintah dan Pertamina agar tidak mengabaikan agen-agen resmi yang telah lama beroperasi dan berkontribusi menjaga stabilitas pasokan energi nasional.

Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “Kita tidak boleh menganaktirikan agen-agen Pertamina yang sudah ada. Mereka telah berinvestasi, membangun jaringan, dan melayani masyarakat hingga ke wilayah terpencil. Kebijakan baru harus memperkuat, bukan mematikan yang lama,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan pasar agar seluruh pihak tetap mendapatkan perlindungan dan kesempatan yang adil.

Dalam pernyataannya, ia mengatakan, “Keseimbangan pasar mutlak harus dilakukan. Negara hadir untuk menguatkan semua pihak. Koperasi desa tumbuh, agen lama tetap terlindungi, dan masyarakat mendapat layanan terbaik,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 11 Februari 2026, Direktur Utama Subholding Downstream Pertamina Mars Ega Legowo Putra menyampaikan dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI bahwa sebanyak 2.592 koperasi desa/kelurahan merah putih telah terdaftar sebagai penyalur LPG 3 kg per 1 Februari 2026.

Penulis :
Leon Weldrick