Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Pelayanan Pertanahan Harus Mudah dan Akuntabel bagi Masyarakat

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Tegaskan Pelayanan Pertanahan Harus Mudah dan Akuntabel bagi Masyarakat
Foto: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid (sumber: Kementerian ATR/BPN)

Pantau - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid menekankan kepada seluruh jajaran untuk mempermudah urusan masyarakat dalam layanan pertanahan saat memberikan keterangan di Jakarta, Kamis.

Dalam arahannya, ia menegaskan, "Permudahlah urusan rakyat (dalam pelayanan pertanahan), jangan dipersulit urusan rakyat. Bagi seorang pejabat publik, tidak ada kata lain bahwa orientasinya adalah pelayanan publik yang baik." ungkapnya.

Ia berharap proses perubahan dan transformasi percepatan pelayanan tetap mengacu pada prinsip akuntabilitas, prudent, dan kehati-hatian agar layanan berjalan sesuai aturan.

Menurutnya, penerapan prinsip tersebut penting agar setiap produk layanan yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

"With begitu produk yang kita keluarkan adalah produk yang akuntabel. Jika seandainya digugat di pengadilan pun tetap akan menang karena kita sudah benar-benar melaksanakan di jalur yang benar." ia menyatakan.

Pelantikan 31 Pejabat Struktural

Pada kesempatan yang sama, Nusron Wahid melantik dan mengambil sumpah atau janji jabatan terhadap 31 Pejabat Struktural di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Empat Pejabat Pimpinan Tinggi Madya yang dilantik terdiri atas Dirjen Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Arief Muliawan, Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Lampri, Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Andi Tenri Abeng, serta Staf Ahli Bidang Pengembangan Kawasan Dony Erwan Brillianto.

Selain itu, enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan dua puluh satu Pejabat Administrator turut dilantik dalam kesempatan tersebut.

Tantangan Pelayanan di Era Modern

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Nusron Wahid mengingatkan agar bekerja dengan gigih sekaligus mampu beradaptasi mengikuti perkembangan zaman dan perubahan kebutuhan masyarakat.

Ia menekankan, "Tantangan pelayanan di era modern adalah membutuhkan kecepatan, kekuatan terutama pada level tingkat kepuasan pelanggan. Output-nya bagaimana pemohon atau pelanggan merasa puas dengan pelayanan di Kementerian ATR/BPN." jelasnya.

Penulis :
Arian Mesa