Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Lombok Tengah Salurkan Bantuan Material untuk 700 KK Terdampak Bencana Awal 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkab Lombok Tengah Salurkan Bantuan Material untuk 700 KK Terdampak Bencana Awal 2026
Foto: (Sumber: Kepala BPBD Lombok Tengah Provinsi NTB Ridwan Maruf di Lombok Tengah, Jumat (20/2/2026). ANTARA/Akhyar Rosidi..

Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mulai menyalurkan bantuan material atau bahan bangunan kepada sekitar 700 kepala keluarga yang rumahnya rusak akibat bencana alam pada awal 2026.

Kepala BPBD Lombok Tengah Ridwan Maruf mengatakan, "Data warga yang terdampak bencana alam itu sekitar 700 kepala keluarga (KK),".

Bantuan berupa semen, kayu, dan asbes mulai disalurkan pada pertengahan Februari 2026 setelah sebelumnya terjadi keterlambatan dalam proses pengadaan.

Warga penerima bantuan tersebar di Kecamatan Kopang, Janapria, Praya Timur, Pujut, Praya Barat, Jonggat, serta beberapa kecamatan lainnya.

Ia menyatakan, "Bantuan pokok telah diberikan pasca terjadi bencana alam. Sekarang kami fokus untuk penyaluran bantuan material,".

Total anggaran bantuan stimulan penanganan bencana alam pada 2026 mencapai Rp250 juta yang disiapkan pemerintah daerah bagi masyarakat terdampak.

Dampak Angin Puting Beliung dan Banjir

Dampak bencana angin puting beliung tercatat di sejumlah desa antara lain Desa Bilelando 3 KK, Desa Jelantik 29 KK, Desa Labulia 1 KK, Desa Tanak Awu 1 KK, Desa Teruai 1 KK, Desa Laju 1 KK, Desa Murbaya 1 KK, dan Desa Nadia 1 KK.

Ia mengatakan, "Total sekitar 41 bangunan yang berdampak di 10 desa,".

Selain angin puting beliung, hujan lebat juga menyebabkan banjir di beberapa wilayah di Lombok Tengah.

Desa Kabul tercatat 337 KK terdampak, Desa Bonder 5 KK, Desa Selong Belanak 109 KK, Desa Tanak Rarang 16 KK, Desa Kateng 15 KK, Desa Kuta 27 KK, Desa Pengembur 70 KK, Desa Puyung 5 KK, dan Desa Kidang 80 KK.

Penulis :
Aditya Yohan