HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Utara Salurkan 72 Alat Bantu Dengar untuk Warga Disabilitas

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkot Jakarta Utara Salurkan 72 Alat Bantu Dengar untuk Warga Disabilitas
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Petugas memasang alat bantu dengar (hearing aid) di telinga warga. ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta..)

Pantau - Pemerintah Kota Jakarta Utara menyalurkan 72 alat bantu pendengaran kepada warga di enam kecamatan sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas, Jumat (24/4/2026).

Penyaluran Bantuan untuk Tingkatkan Kualitas Hidup

Kepala Seksi Perlindungan, Jaminan, dan Rehabilitasi Sosial Sudinsos Jakarta Utara Agus Kurniawan mengatakan bantuan ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta.

“Bantuan ini bentuk komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas hidup penyandang disabilitas,” ujarnya.

Bantuan alat bantu dengar tersebut diberikan agar penerima dapat kembali beraktivitas secara optimal serta meningkatkan kemampuan komunikasi sehari-hari.

Program ini didanai melalui APBD DKI Jakarta dan menyasar penyandang disabilitas sensorik di wilayah Jakarta Utara.

Proses Seleksi dan Tahapan Penyaluran

Sebelum menerima bantuan, seluruh calon penerima telah melalui proses pemeriksaan dan pengukuran untuk memastikan kesesuaian alat.

"Pengukuran dilakukan oleh tim profesional dari PT Hearing Vision selaku penyedia pengadaan alat bantu dengar," kata Agus.

Hingga Kamis (23/4), sebanyak 72 warga telah menerima bantuan yang terdiri dari 45 orang pada tahap I dan 27 orang pada tahap II.

“Saat ini, masih tersedia 128 unit alat bantu dengar yang akan didistribusikan pada tahap III,” tuturnya.

Penyaluran berikutnya akan dilakukan setelah data penerima dari berbagai unsur masyarakat terkumpul dan diverifikasi.

Salah satu penerima manfaat, Irfan Indra, mengaku terbantu setelah kembali dapat mendengar usai mengalami kecelakaan.

“Terima kasih kepada pemerintah atas bantuannya," ungkapnya.

Program ini diharapkan terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang disabilitas di Jakarta.

Penulis :
Aditya Yohan