
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan kawasan Kuningan, khususnya Jalan HR Rasuna Said, ditata menyerupai suasana Jalan Sudirman-Thamrin sebelum peringatan HUT ke-499 Jakarta pada 22 Juni mendatang.
“Mudah-mudahan sebelum tanggal 22 Juni tahun ini, Jakarta untuk ini Kuningan kurang lebih nanti hampir sama dengan Sudirman-Thamrin. Ada pedestrian, ada tempat untuk selokan dan taman yang lebih baik,” ujar Pramono.
Saat ini Dinas Bina Marga masih melakukan pembongkaran tiang monorel di kawasan tersebut sebagai tahap awal penataan.
Percepatan Pembongkaran Tiang Monorel
Pramono sebelumnya mencanangkan pembongkaran tiang monorel selesai pada September, namun ia meminta agar proses tersebut dipercepat setelah meninjau langsung pekerjaan di lapangan.
“Untuk tiang monorel, sebelumnya saya mencanangkan selesai di bulan September. Tetapi setelah melihat kerjaan di lapangan, saya minta dipercepat,” katanya.
Jika sebelumnya pemotongan satu tiang memakan waktu satu hari, kini ia menargetkan empat hingga lima tiang dapat diselesaikan dalam sehari.
Ia menyebut percepatan tersebut sudah diterapkan sehingga progres pembongkaran berjalan lebih cepat.
“Untuk yang pemotongan, kebetulan kemarin saya lewat, yang dilakukan sekarang adalah yang ada betonnya. Sehingga untuk beton ini pasti memerlukan waktu yang lebih lama. Tapi yang tiang-tiang saja hampir semuanya sudah terpotong,” jelasnya.
Anggaran Rp100 Miliar untuk Penataan Kawasan
Setelah seluruh tiang monorel dibongkar, kawasan Jalan HR Rasuna Said akan ditata dengan pembangunan taman, penataan jalan, serta perbaikan pedestrian dan saluran air.
Pramono berharap kawasan tersebut menjadi lebih indah, tertata, dan bebas dari kemacetan.
Ia menegaskan anggaran sebesar Rp100 miliar tidak hanya digunakan untuk pembongkaran tiang monorel, tetapi juga mencakup pembuatan selokan, penataan jalan dan pedestrian, serta pembangunan taman di kawasan Kuningan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Tria Dianti







