Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bupati Dadang Supriatna Salurkan 141,85 Ton Beras dan 28.370 Botol Minyak untuk 28.370 Keluarga di Kabupaten Bandung

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Bupati Dadang Supriatna Salurkan 141,85 Ton Beras dan 28.370 Botol Minyak untuk 28.370 Keluarga di Kabupaten Bandung
Foto: (Sumber: Perburuan Gading Kembali Terjadi, Gajah Sumatera Ditemukan Tewas dengan Kepala Terpotong di Pelalawan.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menyalurkan bantuan pangan kepada 28.370 keluarga yang tersebar di 47 desa pada 13 kecamatan sebagai upaya menjaga ketahanan pangan dan menekan angka kemiskinan ekstrem.

Bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat kategori rentan pangan dan kantong kemiskinan berdasarkan data DTSEN kategori Desil 1 serta diprioritaskan bagi warga yang belum menerima bantuan sosial lain seperti PKH, BPNT, atau Kartu Sembako.

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan setiap keluarga menerima 5 kilogram beras dan 1 botol minyak goreng dalam program yang dirangkaikan dengan kegiatan Safari Ramadhan.

“Masing-masing keluarga menerima 5 kilogram beras dan 1 botol minyak goreng. Jika dijumlahkan, bantuan ini mencapai 141,85 ton beras dan 28.370 botol minyak goreng," ujarnya.

Total bantuan yang disalurkan mencapai 141,85 ton beras dan 28.370 botol minyak goreng yang diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran masyarakat serta menjaga stabilitas harga pangan di daerah.

Program ini juga ditujukan untuk mendukung pencegahan stunting dan memperkuat daya tahan ekonomi lokal melalui pemenuhan kebutuhan pangan dasar rumah tangga.

“Dengan terpenuhinya kebutuhan pangan dasar, warga dapat hidup lebih sehat, produktif, dan sejahtera,” ujarnya.

Penyaluran bantuan dilakukan dalam rangkaian Safari Ramadhan yang menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan kehadiran dalam kegiatan tersebut bukan hanya untuk mendistribusikan bantuan, tetapi juga untuk mendengar aspirasi warga, memperkuat kepercayaan publik, menciptakan stabilitas sosial, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Penulis :
Gerry Eka