
Pantau - Sebanyak 198 orang dievakuasi dari lokasi penambangan emas di Kali Musairo, Legari, Nabire, Papua Tengah, menyusul penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap pos pengaman PT Kristalin.
Kapolres Nabire Samuel Tatiratu mengatakan ratusan orang yang dievakuasi terdiri dari pendulang dan karyawan PT Kristalin, termasuk 26 warga negara asing asal China.
Evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kembali penyerangan oleh KKB setelah insiden pada Sabtu, 21 Februari 2026.
Sebelumnya, KKB pimpinan Aibon Kogoya melakukan penyerangan terhadap pos pengaman PT Kristalin yang menyebabkan dua orang tewas.
Karyawan PT Kristalin berkebangsaan China yang telah dievakuasi terlebih dahulu didata di Polsek Makimi sebelum dipindahkan ke mes perusahaan di Sriwini, Nabire.
“Evakuasi berlangsung aman, namun personel TNI-Polri tetap siaga dan waspada,” ujar Samuel.
Satgas Damai Cartenz Lakukan Penyisiran
Kapolres menyampaikan penyisiran untuk mengevakuasi pendulang yang diperkirakan masih berada di sekitar Kilometer 40 hingga Kilometer 50 akan dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026.
Penyisiran dilakukan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz untuk menemukan dan mengevakuasi para pendulang agar terhindar dari gangguan KKB.
“Mudah-mudahan mereka dalam keadaan aman terutama dari gangguan KKB,” katanya.
- Penulis :
- Gerry Eka







