Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

ISKI Jatim Ingatkan Dampak Tekanan Digital terhadap Kesehatan Mental Remaja

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

ISKI Jatim Ingatkan Dampak Tekanan Digital terhadap Kesehatan Mental Remaja
Foto: (Sumber: Ketua ISKI Jawa Timur Dr Suko Widodo. ANTARA/Dokumentasi pribadi.)

Pantau - Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak tekanan digital terhadap kesehatan mental remaja di tengah meningkatnya kasus bunuh diri pelajar dan ketergantungan gawai.

Ketua ISKI Jatim Suko Widodo menyatakan anak dan remaja saat ini terhubung secara digital hampir 24 jam namun kerap merasa tidak didengar secara emosional.

Ia mengatakan “Kita hidup di era di mana anak dan remaja terhubung secara digital 24 jam tetapi sering merasa tidak didengar secara emosional,”.

Menurutnya, paparan media sosial, permainan daring, dan penggunaan gawai berlebihan memicu dampak psikologis yang kompleks mulai dari perubahan perilaku, gangguan relasi sosial, hingga kesulitan dalam pemrosesan emosi.

Fenomena tersebut tercermin di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya yang mencatat peningkatan signifikan gangguan mental pada anak dan remaja dalam dua tahun terakhir.

Direktur RSJ Menur Vitria Dewi menyebut sejak Januari hingga Juli 2024 sekitar 3.000 anak dan remaja menjalani terapi dengan mayoritas kasus berkaitan dengan ketergantungan gawai dan gim daring.

ISKI Jatim menilai persoalan ini tidak dapat ditangani secara klinis semata melainkan membutuhkan pendekatan psikologi dan komunikasi yang komprehensif.

Beberapa langkah yang diusulkan meliputi peningkatan literasi digital dan literasi emosional di sekolah serta keluarga, deteksi dini perubahan perilaku anak, perluasan akses layanan kesehatan mental, serta kampanye nasional bahaya ketergantungan gim daring dan tekanan media sosial.

ISKI menegaskan kasus bunuh diri pelajar dan gangguan mental akibat kecanduan gawai merupakan realitas sosial yang memerlukan aksi bersama dari keluarga, sekolah, media, dan pemerintah.

Penulis :
Gerry Eka