Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kementan Dorong Distribusi DOC Transparan di Pati demi Jaga Pasokan Ayam Ramadan hingga Idul Fitri 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kementan Dorong Distribusi DOC Transparan di Pati demi Jaga Pasokan Ayam Ramadan hingga Idul Fitri 2026
Foto: (Sumber: Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementan Agung Suganda (kiri) dalam rapat koordinasi kebutuhan dan suplai DOC broiler bagi peternak mandiri di Kantor Bupati Pati, Pati, Minggu (22/2/2026). ANTARA/HO-Kementan.)

Pantau - Kementerian Pertanian Republik Indonesia mendorong distribusi bibit ayam day old chick DOC di Kabupaten Pati agar berjalan transparan dan adil guna menjamin kepastian pasokan bagi peternak serta memperkuat ketahanan pangan nasional selama Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Langkah tersebut dilakukan melalui fasilitasi pertemuan antara perusahaan pembibitan unggas dan peternak mandiri di Kabupaten Pati.

Pertemuan dipimpin Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan PKH Kementan Agung Suganda bersama Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra.

Koordinasi difasilitasi Pemerintah Kabupaten Pati dan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Tengah dengan melibatkan Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas dan Persaudaraan Peternak Mandiri Pantura.

Direktur Jenderal PKH Kementan Agung Suganda menyampaikan, "Sesuai dengan arahan Bapak Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman pemerintah hadir sebagai fasilitator dan pembina untuk memastikan tata niaga berjalan sehat, berkeadilan, dan sesuai ketentuan."

Ia menegaskan, "Yang terpenting bukan hanya kesepakatan di atas kertas, tetapi konsistensi pelaksanaannya di lapangan."

Dalam dokumen komitmen bersama yang ditandatangani, disepakati kebutuhan DOC final stock FS ayam ras pedaging bagi anggota PPMP dipenuhi secara kontinu.

Pemenuhan dilakukan berdasarkan daftar pemesanan dan jadwal chick in minimal 1.000 box per minggu.

Perusahaan pembibitan berkomitmen melakukan inventarisasi ketersediaan DOC FS pedaging dan mengoptimalkan distribusi kepada peternak anggota PPMP mulai akhir Februari 2026.

Pemenuhan kebutuhan DOC tetap mengacu pada mekanisme bisnis yang berlaku tanpa bundling pakan serta berdasarkan kesepakatan para pihak.

Pemerintah menekankan peran GPPU dalam menjaga kontinuitas pasokan DOC dan PPMP bertanggung jawab memastikan anggotanya siap produksi serta menyerap DOC sesuai kesepakatan.

Peternak mandiri menyatakan puas karena memperoleh kepastian pasokan DOC untuk mendukung keberlanjutan usaha mereka.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan, "Kabupaten Pati sedang bergerak terus. Kebutuhan ayam di Pati ini sangat banyak. Dan sekiranya dalam hal ini 1.000 box DOC 1 box sama dengan 100 ekor DOC per minggu ini dapat menyuplai peternak di Pati sehingga harapan kami harga ayam terus stabil."

Sekretaris Jenderal PPMP Barry menyatakan, "Kami dari dari PPMP menyampaikan apresiasi kepada pemerintah bahwa dengan adanya kesepakatan ini peternak bangkit."

Barry menambahkan, "Kesepakatan ini menjadi gairah baru bagi peternak."

Ketua IV GPPU Asrokh Nawawi menyatakan pihaknya segera menindaklanjuti kesepakatan melalui verifikasi peternak mandiri yang membutuhkan DOC.

Pemerintah memastikan pengawasan distribusi diperkuat agar kesepakatan berjalan efektif di lapangan dan menjaga stabilitas pasokan ayam di Pati selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 2026.

Penulis :
Ahmad Yusuf