Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Satpol PP Jakarta Utara Menjaring 32 PPKS dalam Operasi Pekat Jelang Ramadhan, Dibawa ke Panti Sosial

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Satpol PP Jakarta Utara Menjaring 32 PPKS dalam Operasi Pekat Jelang Ramadhan, Dibawa ke Panti Sosial
Foto: Petugas Satpol PP mengamankan pengamen berkostum pocong dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Minggu 22/2/2026 (sumber: Satpol PP Jakut)

Pantau - Satpol PP Jakarta Utara menjaring 32 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang digelar pada Minggu malam, 23 Februari 2026, dan langsung membawa mereka ke panti sosial untuk pembinaan.

Kepala Satpol PP Jakarta Utara Budhy Novian mengatakan, “Total ada 32 orang PPKS yang terjaring dalam Operasi Pekat yang dilakukan bersama tim gabungan pada Minggu (23/2) malam,”.

Sebanyak 32 orang PPKS yang terjaring kemudian dikirim ke Panti Sosial Bina Bangun Daya Dua di Cipayung dan Suku Dinas Sosial Kota Jakarta Utara.

Budhy menjelaskan, “Sebanyak 17 PPKS yang terjaring dibawa ke Panti Sosial Bina Bangun Daya Dua di Cipayung, dan sisanya 15 PPKS dibawa ke Sudin Sosial Jakarta Utara”.

Penertiban di Sejumlah Titik Rawan

Di Kecamatan Penjaringan tepatnya di Jalan Pluit Karang Utara, petugas mengamankan empat PPKS yang terdiri dari tiga pak ogah dan satu pemulung.

Di Jalan Yos Sudarso, petugas juga mengangkut dua pak ogah yang beroperasi di lokasi tersebut.

Di Kecamatan Tanjung Priok, operasi dilakukan di Jalan Yos Sudarso, Jalan Enggano, Jalan Tenggiri, Jalan RE Martadinata dan Taman Bahari dengan total sembilan PPKS terjaring yang terdiri dari empat orang terlantar, satu gelandangan, satu pengamen, satu pedagang asongan dan dua pak ogah.

Di Kecamatan Koja, penyisiran dilakukan di Kelurahan Lagoa, Kelurahan Rawa Badak Utara, Jalan Raya Cilincing, Jalan Yos Sudarso serta Jalan Cibanteng dengan total tujuh pengamen terjaring.

Budhy mengungkapkan, “Total, ada tujuh orang pengamen yang terjaring dalam operasi di lokasi tersebut,”.

Di Kecamatan Cilincing, operasi menyasar Jalan Raya Cilincing, Jalan Kramat Raya, Jalan Sungai Landak, Jalan Tipar Cakung serta Jalan Kelapa Hibrida Terusan Sukapura dengan tiga PPKS terjaring.

Di Kecamatan Pademangan, terdapat enam PPKS yang terjaring di Jalan Gunung Sahari, Jalan Mangga Dua Raya, Jalan Lodan Raya, Jalan Lodan Timur, Jalan Benyamin Sueb dan Jalan Budi Mulia.

Di Kecamatan Kelapa Gading, satu pemulung turut terjaring dalam operasi di Jalan Boulevard Barat, Jalan Kelapa Nias, Jalan Boulevard Artha Gading, Jalan Boulevard Raya dan Jalan Boulevard Utara.

Upaya Menjaga Ketertiban Selama Ramadhan

Budhy menyatakan Operasi Pekat merupakan upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban umum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya selama bulan Ramadhan.

Ia menambahkan operasi tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Budhy menegaskan, “Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman masyarakat di wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Utara,”.

Ia memastikan Operasi Pekat akan terus dilakukan secara rutin terutama selama Ramadhan.

Penulis :
Arian Mesa