
Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melarang pembangunan lapangan padel baru di kawasan perumahan agar tidak mengganggu aktivitas keseharian warga.
Larangan tersebut hanya berlaku untuk pembangunan lapangan padel yang baru dan tidak mencakup fasilitas yang telah lebih dulu berdiri.
Pramono menyatakan bahwa "Untuk lapangan padel sudah diputuskan, perizinan baru untuk pembangunan atau lapangan padel tidak diperbolehkan di zona perumahan, semuanya harus di zona komersial, untuk yang baru,", ujarnya.
Kebijakan itu disampaikan setelah Pramono menggelar rapat terbatas bersama jajaran untuk membahas aturan padel di Jakarta.
Untuk lapangan padel yang sudah berada di permukiman dan telah memiliki Persetujuan Bangunan Gedung, Pramono memerintahkan wali kota dan camat agar bernegosiasi dengan pemilik.
Ia meminta lapangan padel berizin di kawasan perumahan maksimal beroperasi hingga pukul 20.00 WIB agar tidak mengganggu masyarakat sekitar.
Pramono menegaskan bahwa "Sehingga untuk semua lapangan padel yang ada di perumahan, maksimum, walaupun sudah mendapatkan izin PBG, maksimum jam 20.00 malam,", katanya.
Sebelumnya Pramono menyatakan akan membatasi jam operasional lapangan padel khususnya yang berada di tengah permukiman warga.
Ia menilai olahraga yang sedang populer di Jakarta itu harus menerapkan toleransi agar tidak merugikan warga sekitar.
Pramono mengungkapkan bahwa "Bahkan ada yang bayinya satu setengah tahun, nggak bisa tidur karena malam-malam orang masih berteriak-teriak main padel, menurut saya juga nggak fair,", ungkapnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







