Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Utara Percepat Penanganan Stunting Melalui Program Budidaya Ikan Lele di RPTRA

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkot Jakarta Utara Percepat Penanganan Stunting Melalui Program Budidaya Ikan Lele di RPTRA
Foto: (Sumber : Pengelola RPTRA Bawang Putih Kelurahan Kebon Bawang, Tanjung Priok memanen budidaya ikan lele yang dilakukan di kawasan publik tersebut. ANTARA/HO-Pemkot Jakut..)

Pantau - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Utara mempercepat penanganan stunting melalui penguatan ketahanan pangan dengan program budidaya ikan di lingkungan masyarakat.

Petugas Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Kota Administrasi Jakarta Utara, Rano, mengatakan program tersebut menjadi salah satu langkah untuk mendukung percepatan penanganan stunting di tingkat wilayah.

"Program budidaya ikan jadi satu upaya dalam mendukung percepatan penanganan stunting di tingkat wilayah," kata Rano di Jakarta, Rabu.

Ia mencontohkan kegiatan budidaya ikan yang dilakukan masyarakat di Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Bawang Putih di Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok.

Menurut dia, RPTRA menjadi salah satu sarana konkret untuk mendukung percepatan penanganan stunting sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Rano mengatakan hasil panen ikan lele dari budidaya tersebut didistribusikan kepada orang tua yang memiliki balita stunting di Kelurahan Kebon Bawang.

Penyaluran ikan lele tersebut dilakukan sebagai bentuk intervensi pemenuhan protein hewani bagi anak-anak yang mengalami kekurangan gizi.

"Ikan lele memiliki kandungan gizi yang baik untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak," kata dia.

Ia menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan gizi keluarga yang membutuhkan.

Panen lele tersebut merupakan hasil budidaya yang dikembangkan di kawasan RPTRA sebagai sarana pemberdayaan masyarakat.

Selain menjadi media edukasi ketahanan pangan, budidaya ikan tersebut juga diarahkan untuk memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.

Rano menambahkan pemanfaatan lahan terbatas di RPTRA untuk kegiatan perikanan produktif menjadi strategi yang terus dikembangkan untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi pangan bergizi seimbang.

Petugas juga memberikan edukasi singkat kepada para orang tua mengenai pentingnya asupan protein hewani bagi balita.

Edukasi tersebut juga mencakup cara pengolahan ikan yang tepat agar kandungan gizinya tetap terjaga.

Rano mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menurunkan angka stunting.

"Melalui program ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mendorong kolaborasi lintas sektor dalam upaya menurunkan angka stunting serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di wilayah Kebon Bawang dan sekitarnya," kata dia.

Penulis :
Ahmad Yusuf