
Pantau - Kapolda Papua Tengah Kombes Pol. Jermias Rontini menyatakan pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Pulau Napan, Kabupaten Nabire, merupakan wujud komitmen kepolisian untuk berkontribusi langsung kepada masyarakat dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menyampaikan pernyataan tersebut di Nabire pada Sabtu.
Rontini mengatakan "Pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk berkontribusi kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi".
Saat ini Polres Nabire masih dalam proses pembangunan dapur SPPG tersebut.
Dapur SPPG tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Nabire maupun wilayah Papua Tengah secara umum.
Komitmen Polri Mendukung Program Pemenuhan Gizi
Kehadiran dapur SPPG Polri di wilayah terpencil, terdepan, dan terluar atau 3T di Nabire menjadi kesempatan bagi kepolisian untuk turut membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam mendukung berbagai program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.
Rontini menyatakan "Kami berharap keberadaan dapur ini nantinya dapat berdiri dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi".
Dapur SPPG 3T Pertama Polri di Nabire
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Nabire Marsel Asyerem menyampaikan dapur SPPG Polri di Distrik Napan merupakan dapur kategori 3T pertama yang dibangun oleh Polri di Kabupaten Nabire.
Marsel mengatakan "Dapur SPPG Polri di Distrik Napan merupakan dapur 3T pertama yang dibangun Polri di Nabire yang pembangunannya dimulai sejak 26 Februari 2026".
Ia menjelaskan keberadaan dapur SPPG di daerah 3T tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemenuhan gizi masyarakat.
Dapur tersebut juga dapat menjadi penggerak ekonomi kerakyatan berbasis sumber daya lokal.
Marsel mengimbau masyarakat Distrik Napan untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan mengembangkan kegiatan produktif berbasis pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai fondasi ekonomi lokal.
Ia mengatakan "Masyarakat Napan diharapkan memanfaatkan peluang ini sehingga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga dapat menjadi pelaku ekonomi di daerahnya sendiri".
Ia menilai pengembangan sektor pangan lokal dapat membuka peluang pendapatan bagi masyarakat tanpa harus bergantung pada aktivitas ekonomi di Kota Nabire.
Pendekatan tersebut merupakan bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi lokal.
Dalam strategi tersebut masyarakat didorong untuk menjadi pelaku utama dalam rantai pasok pangan.
Marsel menambahkan Polri telah berkomitmen untuk membangun sebanyak 10 dapur SPPG di Kabupaten Nabire untuk menjangkau wilayah kategori 3T.
Badan Gizi Nasional membutuhkan sebanyak 49 titik dapur SPPG di wilayah 3T serta 22 dapur di kawasan perkotaan agar program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan maksimal di Nabire.
- Penulis :
- Shila Glorya







