Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Longsor Sampah Bantargebang Tewaskan Pekerja, Eddy Soeparno Sebut Jadi Alarm Krisis Sampah Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Longsor Sampah Bantargebang Tewaskan Pekerja, Eddy Soeparno Sebut Jadi Alarm Krisis Sampah Nasional
Foto: (Sumber : Sejumlah petugas gabungan memindahkan korban longsor gunungan sampah ke kantung jenazah usai ditemukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (9/3/2026). Berdasarkan data sementara dari Basarnas DKI Jakarta pada Senin (9/3) siang, sebanyak lima orang meninggal dunia dan empat lainnya masih dalam proses pencarian akibat longsoran sampah di TPST tersebut. ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/wsj/pri.)

Pantau - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyebut peristiwa longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat sebagai peringatan serius terhadap krisis pengelolaan sampah di Indonesia.

Longsor sampah tersebut menyebabkan empat pekerja meninggal dunia sehingga memicu perhatian terhadap kondisi pengelolaan sampah nasional.

Eddy Soeparno menilai kejadian tersebut menunjukkan perlunya langkah penanganan sampah secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Ia menyampaikan bahwa persoalan sampah di Indonesia saat ini sudah berada pada tahap serius.

Indonesia memproduksi sekitar 56 juta ton sampah setiap tahun.

Dari jumlah tersebut hanya sekitar 40 persen sampah yang dapat dikelola dengan baik.

"Artinya, masih ada sebagian besar sampah yang belum tertangani secara optimal," ungkap Eddy.

Gunungan Sampah Setara Gedung Belasan Lantai

Eddy menilai kondisi di TPST Bantargebang mencerminkan kompleksitas persoalan pengelolaan sampah di Indonesia.

Tingginya timbunan sampah di lokasi tersebut bahkan disamakan dengan gedung bertingkat sekitar 16 hingga 17 lantai.

"Kalau kita melihat langsung kondisi di Bantargebang, kita bisa memahami betapa besar tantangan yang kita hadapi. Gunungan sampah di sana sudah sangat tinggi, bahkan bisa diibaratkan setara dengan gedung bertingkat belasan lantai," ujarnya.

Pemerintah Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi

Ia menyebut pemerintah telah merespons ancaman krisis sampah melalui penerbitan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.

Peraturan tersebut mengatur pengolahan sampah menjadi energi listrik atau Pembangkit Sampah Energi Listrik (PSEL).

Eddy menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap penanganan masalah sampah.

"Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus pada penanganan sampah. Dalam berbagai arahannya beliau menegaskan urgensi mencegah krisis sampah dengan penanganan yang taktis dan segera. Perpres 109 ini menjadi langkah penting pengelolaan sampah nasional," jelasnya.

Meski demikian pembangunan fasilitas PSEL membutuhkan waktu sekitar 18 bulan hingga dua tahun sebelum dapat beroperasi.

"Untuk itu harus ada tindakan sementara yang dilakukan untuk penanganan sampah ini. Di antaranya adalah menyediakan lahan untuk penampungan sementara. Karena mau tidak mau sampah akan tetap diproduksi dan dibutuhkan lahan untuk menampungnya," katanya.

Pentingnya Penanganan Sampah dari Hulu

Eddy juga menekankan pentingnya penguatan penanganan sampah dari sisi hulu.

Penanganan di hulu meliputi edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah.

Selain itu diperlukan peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah serta pengembangan bank sampah.

Penegakan hukum terhadap praktik pembuangan sampah ilegal juga perlu diperkuat.

"Kita juga perlu penanganan di hulu. Hulu itu perlu ditangani dengan memberikan edukasi, peningkatan kapasitas kepada masyarakat agar melakukan pemilahan sampah, memanfaatkan bank sampah untuk melakukan pengolahan sampah lebih baik lagi," ujarnya.

Eddy juga menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa dalam peristiwa longsor sampah di TPST Bantargebang.

"Saya mengucapkan belasungkawa atas tewasnya sejumlah pekerja yang ada di Bantargebang tertimbun oleh tumpukan sampah. Bagaimanapun seharusnya keselamatan pekerja dan warga harus jadi yang utama," tuturnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf