HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Siapkan Command Center MBG, Diluncurkan Mei 2026 untuk Perkuat Tata Kelola Program

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemerintah Siapkan Command Center MBG, Diluncurkan Mei 2026 untuk Perkuat Tata Kelola Program
Foto: (Sumber: Tangkapan layar - Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nani Hendiarti menghadiri Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) National Summit 2026 di Jakarta, Minggu (26/4/2026). ANTARA/Uyu Septiyati Liman.)

Pantau - Deputi Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nani Hendiarti menyatakan pemerintah akan meluncurkan National Command Center Program Makan Bergizi Gratis pada pertengahan Mei 2026 sebagai pusat koordinasi nasional.

Peluncuran command center tersebut direncanakan sekitar 17 Mei 2026 di bawah koordinasi Kemenko Pangan.

Nani menyatakan, “Jadi, command center nanti untuk (pelaksanaan program MBG) se-Indonesia itu ada di Kemenko Pangan, rencananya Insyaallah di-launching (resmikan) 17 Mei, sekitar tanggal itu,” ungkapnya.

Pembentukan pusat kendali ini bertujuan meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, serta pemangku kepentingan.

Selain itu, langkah ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Sebanyak 1.789 SPPG diberhentikan sementara per 24 April 2026 dari sebelumnya sekitar 3.000 unit.

Permasalahan yang ditemukan meliputi kasus keracunan serta fasilitas yang tidak higienis.

Sejumlah SPPG dinilai sulit diperbaiki sehingga memerlukan konsultasi lebih lanjut dengan Badan Gizi Nasional.

Pemerintah juga mempertimbangkan relokasi bagi SPPG yang bermasalah.

Pada 2026, pemerintah memfokuskan program MBG pada peningkatan kualitas layanan dan pencapaian target intervensi.

Nani menyatakan, “Di 2026 ini kami fokus kepada peningkatan kualitas, jadi melalui perbaikan tata kelola. Kemudian kami juga melihat bahwa pemenuhan target intervensi (program MBG) ini juga harus dicapai tentunya,” ungkapnya.

Peningkatan kualitas layanan SPPG menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan program.

Selain itu, edukasi terkait pilihan menu makanan sehat dan bergizi juga terus diperkuat.

Program MBG diharapkan semakin optimal dalam meningkatkan status gizi masyarakat di Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka