Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Dinkes DKI Jakarta Imbau Waspadai Penularan Campak saat Silaturahmi Idul Fitri

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dinkes DKI Jakarta Imbau Waspadai Penularan Campak saat Silaturahmi Idul Fitri
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Penyakit campak pada bayi. (ANTARA/istockphoto)..)

Pantau - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi penularan penyakit campak saat melakukan kegiatan silaturahmi pada momen Idul Fitri.

Imbauan tersebut disampaikan Ani saat ditemui di kawasan Jakarta Timur pada Selasa.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat berinteraksi dengan anak-anak, terutama bayi dan balita yang memiliki daya tahan tubuh lebih rentan.

"Salah satu pesannya adalah jangan suka megang, mencium anak-anak, terutama yang masih bayi dan balita, karena daya tahan tubuhnya masih sangat rentan," ungkap Ani.

Ani menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ditemukan kasus campak di wilayah Jakarta.

Namun penyakit campak telah ditemukan di beberapa wilayah di sekitar ibu kota.

Oleh karena itu masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penularan penyakit tersebut menjelang perayaan Idul Fitri.

"Jadi, ini tetap menjadi kewaspadaan kita sama-sama, terutama menjelang hari raya," ujarnya.

Dokter Ingatkan Pentingnya Imunisasi Anak

Sebelumnya, Dokter Spesialis Anak RSUD Pasar Rebo dr. Arifianto menyampaikan bahwa penyakit campak hingga kini belum sepenuhnya hilang.

Ia menjelaskan bahwa salah satu penyebabnya adalah imunisasi yang belum lengkap pada sebagian anak.

Arifianto mengaku hampir setiap pekan masih menemukan pasien anak yang harus menggunakan ventilator atau dirawat di ruang perawatan intensif anak atau PICU akibat penyakit campak.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa campak sebenarnya dapat dicegah melalui vaksinasi.

Vaksin berfungsi membantu memperkuat daya tahan tubuh anak terhadap berbagai penyakit.

Arifianto menjelaskan bahwa anak yang belum pernah terpapar virus atau bakteri perlu dikenalkan dengan vaksin agar antibodi tubuhnya dapat terbentuk.

Dengan adanya antibodi tersebut, tubuh anak akan mampu melawan penyakit apabila terpapar virus atau bakteri.

Jadwal Imunisasi Campak Rubela pada Anak

Imunisasi campak rubela diberikan sebanyak tiga dosis kepada anak-anak sebagai bagian dari program pencegahan penyakit.

  • Dosis pertama diberikan saat anak berusia sembilan bulan.
  • Dosis kedua diberikan sebagai penguat ketika anak berusia 18 bulan.
  • Dosis ketiga diberikan saat anak berusia enam hingga tujuh tahun.
Penulis :
Ahmad Yusuf