
Pantau - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) sekaligus Kepala BKKBN Wihaji menyatakan pihaknya akan membuka posko layanan konsultasi keluarga di sejumlah titik selama masa libur mudik Lebaran 2026.
Posko Layanan Keluarga Disiapkan di Jalur Mudik
Wihaji mengatakan posko tersebut disiapkan untuk memberikan dukungan layanan keluarga bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
"Insya Allah, kami akan dukung di beberapa titik nanti ada posko-posko dari Kemendukbangga/BKKBN yang berkenaan dengan pelayanan keluarga, ada konsultasi, juga pelayanan kontrasepsi," kata Wihaji.
Ia menjelaskan posko tersebut akan menyediakan berbagai layanan yang berkaitan dengan pelayanan keluarga.
Layanan yang disiapkan antara lain konsultasi keluarga serta pelayanan kontrasepsi bagi masyarakat yang membutuhkan selama masa perjalanan mudik.
Pemerintah berharap keberadaan posko tersebut dapat membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap mendapatkan dukungan layanan keluarga selama perjalanan.
Wihaji juga berharap seluruh keluarga Indonesia yang pulang ke kampung halaman dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan dalam kondisi sehat.
Ia juga berharap para pemudik dapat kembali dari kampung halaman dalam keadaan selamat setelah merayakan Lebaran bersama keluarga.
Pemerintah Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Kondisi Jalan
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan bahwa mudik merupakan tradisi besar yang melibatkan masyarakat luas di seluruh Indonesia.
"Itu mengapa hadir Mendukbangga/Kepala BKKBN, dan tentunya sesuai arahan dan atensi Presiden Prabowo Subianto, hari ini kita semua ingin memastikan bahwa penyiapan arus mudik ini berjalan dengan baik. Pemerintah berupaya sekuat tenaga untuk hadir sejak awal, memastikan agar perjalanan berjalan dengan aman, selamat, lancar, menyenangkan, dan terjangkau," ujar AHY.
Ia menjelaskan pemerintah berupaya menyiapkan berbagai aspek sejak awal agar arus mudik Lebaran dapat berjalan dengan baik.
AHY mengatakan kementeriannya bersama sejumlah kementerian yang berada di bawah koordinasinya, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum, fokus melakukan pengecekan akses jalan menjelang mudik.
Pemeriksaan dilakukan terutama di sepanjang jalur Trans Jawa dan Trans Sumatera.
Menurut AHY, salah satu hal penting yang harus diantisipasi menjelang arus mudik dan arus balik Lebaran adalah potensi cuaca ekstrem.
"Tentu, saya mendorong terus Kementerian Pekerjaan Umum, mereka terus bekerja pagi, siang, malam, karena tentunya, Trans Jawa, Trans Sumatera ini kan panjang dan memang akan memiliki tantangan yang tidak ringan, apalagi dikaitkan dengan cuaca," kata AHY.
Ia menegaskan kondisi cuaca saat ini juga terus diwaspadai oleh pemerintah.
"Cuaca hari ini, juga kita terus waspadai, kita harus bersiap jika terjadi cuaca ekstrem, khususnya hujan yang bisa membuat bisa terjadi kerusakan, apalagi berpotensi mengakibatkan kecelakaan. Saya kira kita semua fokus di sana sekarang," ujarnya.
- Penulis :
- Arian Mesa








