Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menhub Pastikan Penerbangan Internasional Tetap Berjalan, Bantah Isu Penutupan akibat Konflik Timur Tengah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menhub Pastikan Penerbangan Internasional Tetap Berjalan, Bantah Isu Penutupan akibat Konflik Timur Tengah
Foto: (Sumber : Arsip foto - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Pencanangan Pembangunan Hunian Dalam Rangka Mendukung Program 3 Juta Rumah di lahan aset PT Kereta Api Indonesia di kawasan Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (16/3/2026). ANTARA/Harianto.)

Pantau - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa penerbangan internasional tetap beroperasi normal meskipun terjadi dinamika di kawasan Timur Tengah, serta membantah kabar penutupan penerbangan yang sempat beredar.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja meninjau angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Banten.

Ia mengatakan, "Ini mungkin di luar dari Operasi Ketupat atau pengaturan lalu lintas. Tadi ada berita berkaitan dengan penutupan, pemerintah diinformasikan bahwa akan melakukan penutupan penerbangan internasional. Dapat kami sampaikan bahwa berita tersebut tidak benar".

Dudy juga menyebutkan bahwa media yang menyebarkan informasi tersebut telah melakukan klarifikasi.

Ia menambahkan, "Media yang bersangkutan (juga) telah melakukan klarifikasi dan mencabut berita tersebut".

Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memastikan bahwa operasional penerbangan internasional tetap berjalan normal.

Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa menyampaikan, "Menanggapi pemberitaan yang beredar di masyarakat terkait dihentikannya seluruh penerbangan internasional karena terdampak dinamika situasi di kawasan Timur Tengah, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan bahwa berita tersebut tidak benar".

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga konektivitas global serta kelancaran mobilitas penumpang.

Selain itu, pemantauan operasional penerbangan dilakukan secara intensif untuk memastikan keamanan dan keselamatan.

Hingga 17 Maret 2026 pukul 10.30 WIB, tercatat terdapat dua pesawat yang berstatus stranded atau tertahan di Indonesia.

Kedua pesawat tersebut masing-masing berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Pesawat yang tertahan tersebut dioperasikan oleh maskapai Qatar Airways.

Pemerintah memastikan penanganan terhadap penumpang dilakukan dengan baik, aman, dan terkoordinasi di tengah situasi yang berkembang.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf