
Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mencatat jumlah penumpang pada puncak arus mudik tahun ini mencapai 28.078 orang, melampaui proyeksi awal yang ditetapkan.
"Hari ini merupakan puncak arus mudik dengan 28.078 penumpang yang dijadwalkan melakukan perjalanan menggunakan kapal Pelni," ungkap perwakilan Pelni.
Realisasi tersebut melebihi target awal sebesar 27.350 penumpang atau naik sekitar 2,7 persen.
Secara keseluruhan, jumlah penumpang Pelni selama periode 6 Maret hingga 18 Maret 2026 mencapai 253.208 orang.
Dari total tersebut, sebanyak 226.897 merupakan penumpang kapal penumpang dan 26.311 lainnya adalah penumpang kapal perintis.
Imbauan dan Kelancaran Perjalanan
Pelni mengimbau calon penumpang untuk menyiapkan dokumen identitas yang valid sebelum keberangkatan.
Penumpang juga diminta datang tepat waktu sesuai jadwal guna menghindari kendala saat proses naik kapal.
"Selain itu, selalu mengikuti arahan petugas di pelabuhan guna memastikan kelancaran proses keberangkatan," ujar pihak Pelni.
Transformasi Digital dan Kepuasan Pelanggan
Survei kepuasan pelanggan Pelni dalam periode 2022 hingga 2025 menunjukkan hasil konsisten pada kategori sangat puas.
Pada 2022 hingga 2024, aplikasi Pelni Mobile hanya melayani pemesanan tiket digital sebelum akhirnya menambah fitur check-in dan cetak e-boarding pass pada 2025.
Memasuki 2026, Pelni menghadirkan layanan refund online serta segera mengimplementasikan fitur transfer tiket.
"Ini semua untuk meningkatkan kepuasan masyarakat menggunakan layanan kami," kata manajemen Pelni.
Jumlah pengguna aplikasi meningkat dari 447.127 pada 2024 menjadi 531.485 pada 2025 atau naik sekitar 18,9 persen.
Transaksi melalui Pelni Mobile melonjak dari 1.484 transaksi pada 2022 menjadi 679.906 transaksi pada 2025 atau meningkat lebih dari 45.700 persen.
"Transformasi ini membuktikan bahwa Pelni semakin memudahkan akses masyarakat dalam menggunakan layanan kapal Pelni," tutupnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick







