
Pantau - Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat arus mudik masih berlangsung hingga H+1 Idul Fitri 2026 dengan 2.007.253 kendaraan keluar dari Jakarta atau sekitar 56,9 persen dari total proyeksi.
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026 Marupa Sagala menyampaikan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah.
Selama periode Operasi Ketupat 2026, tercatat 292 kejadian kecelakaan lalu lintas.
Korban kecelakaan terdiri dari delapan orang meninggal dunia, 60 orang luka berat, dan 489 orang luka ringan.
Kerugian materiil akibat kecelakaan mencapai lebih dari Rp206 juta.
Marupa mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara, terutama menuju destinasi wisata.
Ia mengatakan, "Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan, khususnya ke destinasi wisata, agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terutama di lokasi wisata air seperti pantai, sungai, maupun kolam renang."
Masyarakat juga diminta mengatur waktu perjalanan arus balik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.
Salah satu cara yang disarankan adalah memanfaatkan kebijakan work from anywhere atau WFA.
"Masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan kebijakan WFA sehingga perjalanan arus balik dapat dilakukan secara bertahap dan tidak menumpuk dalam satu waktu," ujarnya.
Pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tarif tol pada 26 hingga 27 Maret 2026.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas.
Polri berharap arus mudik dan arus balik dapat berlangsung aman dan lancar.
- Penulis :
- Gerry Eka








