
Pantau - Jalur Nagreg Kabupaten Bandung masih dipadati kendaraan pada malam hari kedua Lebaran 2026 dengan antrean panjang menuju Garut dan Tasikmalaya.
Kepadatan di Titik Rawan
Kepadatan terpantau sekitar pukul 19.00 WIB mulai dari turunan Cikaledong hingga Cagak Nagreg.
Kemacetan juga terjadi di Pospam Cikaledong menuju arah Limbangan.
Data Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung mencatat sebanyak 107.454 kendaraan menuju Garut dan Tasikmalaya hingga pukul 18.00 WIB.
Sementara dari arah sebaliknya menuju Bandung tercatat 80.192 kendaraan.
“Seperti prediksi kepadatan ini memang terjadi karena masih ada arus mudik yang mayoritas mudik lokal dan bercampur dengan arus wisata sehingga terlihat arus lalu lintas mulai terjadi kepadatan kendaraan karena ada hambatan di Limbangan arah Tasikmalaya dan Kadungora arah Kota Garut,” ungkap Eric Alam Prabowo.
Imbauan Keselamatan Pengendara
Arus balik dari timur ke barat mulai meningkat sehingga menambah kepadatan di jalur tersebut.
“Ini juga faktor terkait dengan sudah mulai ramainya harus balik dari arah Garut Tasikmalaya menuju Bandung,” ungkap Eric.
Dishub mengimbau pemudik meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi jalan berbukit dan curam serta potensi cuaca ekstrem.
Pemudik disarankan tidak menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jauh dan menghindari perjalanan malam hari.
Jika menggunakan sepeda motor, pengendara diminta tidak berboncengan lebih dari dua orang dan tidak membawa beban berlebih.
Pengemudi juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta menjaga kondisi fisik agar tidak memaksakan diri saat lelah.
Pemudik dapat memanfaatkan posko istirahat yang tersedia di sepanjang jalur Nagreg.
- Penulis :
- Gerry Eka








