
Pantau - Rekayasa lalu lintas berupa buka tutup akses diterapkan di Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) arah Cikampek akibat lonjakan volume kendaraan selama Lebaran 2026.
Rekayasa Lalu Lintas di Tol MBZ
Kebijakan buka tutup akses diberlakukan sejak pukul 09.10 WIB untuk mengurai kepadatan kendaraan.
“Buka tutup akses masuk ruas Jalan Layang MBZ yang mengarah ke Cikampek kembali diberlakukan sejak tadi pagi pukul 09.10 WIB sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas,” ungkap Desti Anggraeni.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah penumpukan kendaraan di titik pertemuan MBZ dengan Tol Jakarta Cikampek serta menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.
Petugas bersama kepolisian melakukan pengaturan secara situasional dan akses akan dibuka kembali setelah kondisi normal.
Lonjakan Volume Kendaraan
Volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui MBZ meningkat signifikan.
Pada hari Lebaran tercatat 53.366 kendaraan melintas atau naik 76,43 persen dibanding kondisi normal.
Kenaikan terbesar terjadi pada malam hari dengan lonjakan hingga 195,81 persen.
Sementara siang hari meningkat 88,21 persen dan pagi hari naik 35,69 persen.
Arus menuju Jakarta relatif stabil dengan penurunan tipis sebesar 0,65 persen.
Total kendaraan di kedua arah mencapai 80.351 unit.
Pengguna jalan diimbau mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi fisik dan kendaraan prima serta memantau informasi lalu lintas melalui layanan Jasa Marga.
- Penulis :
- Gerry Eka







