Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bupati Jember Terapkan Skema WFH dan Hentikan Open House Demi Efisiensi Energi di Tengah Gejolak Global

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bupati Jember Terapkan Skema WFH dan Hentikan Open House Demi Efisiensi Energi di Tengah Gejolak Global
Foto: (Sumber : Bupati Jember Muhammad Fawait. ANTARA/HO-Diskominfo Jember.)

Pantau - Bupati Jember Muhammad Fawait menyiapkan skema Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara sebagai langkah efisiensi energi di Kabupaten Jember di tengah fluktuasi harga minyak dunia akibat ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah.

Langkah Efisiensi Energi di Tengah Tekanan Global

Kebijakan ini diambil sebagai respons atas kenaikan harga minyak mentah global yang dinilai memberi tekanan terhadap beban subsidi BBM pemerintah pusat.

Ia menyampaikan, "Menanggapi ketidakstabilan kondisi geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada fluktuasi harga minyak dunia, saya menginstruksikan langkah penghematan energi dan anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember."

Ia menegaskan bahwa sebagai bagian dari NKRI, pemerintah daerah harus peka terhadap dinamika global yang berdampak pada kondisi nasional.

Ia menegaskan, "Sebagai bagian dari NKRI, kami harus peka terhadap kondisi global. Ketidakstabilan di Timur Tengah membuat harga minyak fluktuatif. Jika konsumsi tidak dikendalikan, beban subsidi negara akan semakin membengkak."

Pemerintah Kabupaten Jember memastikan langkah efisiensi ini dilakukan bukan karena adanya kelangkaan BBM di daerah.

Ia menyatakan, "Kami menjamin bahwa ketersediaan energi untuk masyarakat masih dalam kondisi aman."

Pengurangan Kegiatan dan Penerapan WFH

Sebagai bagian dari kebijakan efisiensi, Pemkab Jember meniadakan kegiatan open house di Pendapa Wahyawibawagraha saat Lebaran.

Meski demikian, Bupati tetap membuka kesempatan silaturahmi secara sederhana dengan masyarakat.

Ia menjelaskan, "Tahun ini tidak ada open house di pendapa. Kami kembali ke kesederhanaan. Kalau ada tamu, kami terima di pondok dengan jamuan ala kadarnya. Niat utamanya adalah mendukung gerakan efisiensi pemerintah pusat."

Selain itu, Pemkab Jember melalui BKPSDM juga tengah menyiapkan skema WFH bagi ASN.

Skema tersebut direncanakan berlangsung satu hingga dua hari dalam satu minggu untuk menekan penggunaan energi, terutama dari kendaraan dinas dan operasional kantor.

Ia menyampaikan, "Kami sedang siapkan skemanya. Mungkin dalam satu minggu ada satu atau dua hari WFH. Dengan pengalaman saat COVID-19 lalu, saya yakin pelayanan publik tetap prima dan tidak akan terganggu."

Penulis :
Aditya Yohan