
Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan tradisi riyayan mampu mempererat persaudaraan dan meneguhkan komitmen bersama dalam membangun kehidupan yang lebih baik saat hari terakhir pelaksanaan riyayan di kediaman pribadinya di Surabaya, Senin.
Kebersamaan dan Kedekatan Pemimpin dengan Warga
Khofifah menyatakan, "Dengan bersalaman langsung dengan masyarakat Insya Allah mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat."
Ia menambahkan bahwa tradisi riyayan menjadi ruang untuk membangun kebersamaan sekaligus memperkuat komitmen bersama demi mewujudkan kehidupan yang lebih baik.
Suasana riyayan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Warga yang hadir tidak hanya bersilaturahim tetapi juga merasakan kedekatan langsung dengan pemimpin mereka.
Masyarakat terlihat sangat gembira karena dapat bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Timur.
Momen tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong yang terus terjaga antara pemimpin dan masyarakat dalam membangun Jawa Timur.
Antusiasme Warga dan Pengalaman Pertama Hadir di Riyayan
Dalam kesempatan itu Khofifah menyapa warga satu per satu yang hadir di rumah pribadinya.
Ia juga melayani permintaan swafoto sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat yang ingin mengabadikan momen kebersamaan.
Salah seorang warga bernama Andiah dari Bendul Merisi Surabaya mengaku ini adalah pengalaman pertamanya bersilaturahim di kediaman Gubernur Jawa Timur.
Andiah mengatakan, "ini adalah pengalaman pertamanya bersilaturahim di kediaman Gubernur Jawa Timur."
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya telah melaksanakan mudik dan baru kembali ke Surabaya.
Andiah datang bersama tetangga sekitar rumahnya secara berbondong-bondong menuju kediaman Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
- Penulis :
- Shila Glorya







