
Pantau - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa serangan terhadap fasilitas energi Iran oleh Amerika Serikat akan memicu kehancuran "yang tak terpulihkan" terhadap infrastruktur energi dan minyak di seluruh kawasan Timur Tengah.
Ancaman Balasan dan Dampak Global Energi
Peringatan tersebut disampaikan Ghalibaf pada Minggu (22/3) melalui media sosial X sebagai respons atas ancaman Presiden AS Donald Trump.
"Setiap serangan akan menjadikan infrastruktur vital serta fasilitas energi dan minyak di seluruh kawasan... sasaran yang sah," ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa eskalasi tersebut berpotensi menyebabkan lonjakan harga minyak dalam jangka panjang.
Sebelumnya, militer Iran juga telah mengeluarkan peringatan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi Iran akan dibalas dengan serangan ke fasilitas energi, teknologi informasi, dan desalinasi air milik AS dan Israel di kawasan Asia Barat.
Eskalasi Konflik dan Serangan Balasan
Konflik memanas sejak serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari yang menargetkan Teheran dan kota lain di Iran.
Serangan tersebut menewaskan pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat militer dan warga sipil.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan gelombang serangan rudal dan drone ke Israel serta pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Korps Garda Revolusi Islam Iran menyebut serangan ke-73 yang dilakukan telah menewaskan dan melukai lebih dari 200 orang di Israel.
Militer Iran juga melaporkan serangan drone Arash-2 yang menargetkan Bandar Udara Ben Gurion di Israel.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti








