Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lonjakan Penumpang Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 1,9 Juta Orang

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Lonjakan Penumpang Lebaran 2026 di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 1,9 Juta Orang
Foto: General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta Heru Karyadi memberikan keterangan kepada awak media dalam masa layanan arus mudik Lebaran 2026 (sumber: ANTARA/Azmi Samsul M)

Pantau - PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) mencatat jumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, mencapai 1.983.067 orang selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 sejak Sabtu, 14 Maret hingga Selasa, 24 Maret 2026.

Trafik Penumpang dan Pergerakan Pesawat Meningkat

Jumlah penumpang sebanyak 1,9 juta orang tersebut dilayani oleh 13.184 pergerakan pesawat selama periode H-7 hingga H+3 Lebaran.

General Manager Bandara Soekarno-Hatta Heru Karyadi mengatakan, "Berdasarkan catatan kami dari periode awal mudik tanggal 14 sampai 24 Maret 2026 ini, kami telah melayani 1.983.067 orang penumpang," ungkapnya.

Ia menambahkan, "Sampai dengan hari ini, kami telah melayani sebanyak 13.184 flight, tumbuh sebesar 4,7 persen dibanding tahun 2025 dan 5,6 persen dibandingkan di tahun 2019," ucapnya.

Peningkatan ini didorong oleh lonjakan trafik sejak awal periode mudik, di mana pada 14 Maret 2026 realisasi penumpang mencapai 184 ribu orang dari prediksi 177 ribu penumpang.

Sementara pada 18 Maret 2026 atau H-3, jumlah penumpang tercatat mencapai 190.000 orang.

Prediksi Puncak Arus Balik dan Kesiapan Operasional

Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi dalam dua gelombang dengan estimasi mencapai 198.387 penumpang dan 1.221 penerbangan.

Heru menyampaikan, "Hari ini kami merencanakan melayani 190.000 penumpang, namun puncaknya tetap diprediksi pada Sabtu, 28 Maret," katanya.

Rute domestik yang berkontribusi terhadap peningkatan trafik meliputi Denpasar, Kualanamu, Makassar, dan Surabaya, sementara rute internasional yang diminati adalah Singapura dan Kuala Lumpur.

Operasional bandara tetap berjalan lancar meski terjadi lonjakan signifikan, didukung oleh penguatan koordinasi lintas instansi serta optimalisasi layanan terminal.

Bandara juga menyiagakan layanan transportasi seperti shuttle bus selama 24 jam dan skytrain yang beroperasi hingga pukul 23.00 WIB dengan waktu perawatan harian selama lima jam.

"Kesiapan personel tidak pernah kami turunkan. Jumlahnya tetap sama dengan saat arus mudik. Namun, fokus kami saat arus balik ini lebih ke area kedatangan (arrival), mulai dari garbarata, koridor kedatangan, hingga moda transportasi. Kalau arus mudik kemarin fokusnya di keberangkatan (departure), mulai dari area parkir, check-in, hingga boarding lounge," jelasnya.

Penulis :
Shila Glorya