Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Serah Terima Jabatan Kabais TNI Dilakukan di Tengah Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Serah Terima Jabatan Kabais TNI Dilakukan di Tengah Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Foto: Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah kepada awak media di Jakarta Pusat, Selasa 17/3/2026 (sumber: ANTARA/Walda Marison)

Pantau - Markas Besar TNI menyampaikan bahwa jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) telah diserahkan oleh Letjen TNI Yudi Abrimantyo terkait pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.

Penyerahan Jabatan dan Pernyataan Resmi

Penyerahan jabatan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah dalam konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Aulia menyatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi atas kasus yang tengah menjadi sorotan publik.

"Jadi kami perlu sampaikan di sini, sebagai bentuk pertanggungjawaban hari ini telah dilaksanakan penyerahan jabatan Kabais," ungkapnya.

Saat awak media menanyakan apakah posisi Kabais telah diisi oleh pejabat baru, Aulia tidak memberikan penjelasan rinci terkait pergantian jabatan tersebut.

Empat Anggota TNI Jadi Terduga Pelaku

Dalam perkembangan kasus tersebut, empat anggota Badan Intelijen Strategis TNI telah ditetapkan sebagai terduga pelaku penyiraman air keras.

Keempatnya adalah Kapten NDP, Lettu SL, Lettu BHW, dan Serda ES.

Hingga saat ini, para terduga pelaku masih menjalani proses pemeriksaan oleh tim penyelidik internal TNI.

Kasus ini masih terus berkembang seiring proses investigasi yang dilakukan oleh pihak internal TNI.

Penulis :
Leon Weldrick