
Pantau - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam masih mendalami kasus ratusan warga negara asing (WNA) yang diamankan dalam penggerebekan di Apartemen Baloi View, Batam, Kepulauan Riau, Rabu pagi.
Kepala Kantor Imigrasi Batam Wahyu Eka Putra mengatakan pihaknya belum mengeluarkan jumlah resmi WNA yang diamankan meski diperkirakan mencapai ratusan orang.
“Angkanya sedang dihitung. Ratusan, tetapi belum ada angka resmi. Dari Imigrasi belum mengeluarkan angka resmi untuk WNA yang diamankan,” ujar Wahyu di Batam, Rabu.
Imigrasi Selidiki Dugaan Praktik Penipuan Daring
Wahyu menjelaskan seluruh WNA yang diamankan telah dibawa ke Kantor Imigrasi Batam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Menurut dia, pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya serta laporan intelijen masyarakat.
“Untuk apa aktivitas yang mereka lakukan, sekarang masih kita dalami, jadi belum bisa dijawab,” katanya.
Meski demikian, Wahyu mengakui terdapat indikasi yang mengarah pada praktik penipuan daring atau scamming.
“Indikasi ke scamming itu ada, tetapi untuk pastinya masih harus didalami,” ujarnya.
Imigrasi Koordinasi dengan Kepolisian
Wahyu menambahkan penanganan kasus ini melibatkan koordinasi lintas instansi, termasuk kepolisian di Batam.
“Koordinasi dengan kepolisian sangat baik dan sangat mendukung. Kami bersyukur sinergi dengan kepolisian di Batam berjalan baik,” kata Wahyu.
Saat ini seluruh WNA masih menjalani pemeriksaan intensif di Kantor Imigrasi Batam.
Pihak Imigrasi memastikan perkembangan kasus akan disampaikan setelah proses pendalaman selesai dilakukan.
- Penulis :
- Aditya Yohan





