HOME  ⁄  Nasional

Komisi Yudisial Gelar Wawancara Akhir 23 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi Yudisial Gelar Wawancara Akhir 23 Calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc Mahkamah Agung
Foto: (Sumber :Tangkapan layar - Anggota Komisi Yudisial Anita Kadir mendapat kesempatan pertama memulai seleksi wawancara terbuka calon hakim agung yang disiarkan secara langsung melalui streaming YouTube Komisi Yudisial, di Jakarta, Senin (3/8/2026). ANTARA/Laily Rahmawaty/aa.)

Pantau - Sebanyak 23 calon hakim agung dan hakim ad hoc Mahkamah Agung (MA) Tahun 2026 mengikuti seleksi wawancara tahap akhir yang digelar Komisi Yudisial (KY) secara bertahap mulai Senin (3/8/2026) sebagai proses pengisian sejumlah jabatan hakim di MA.

Wawancara Jadi Tahap Penentu Seleksi

Sebanyak 23 peserta terdiri atas 19 calon hakim agung, dua calon hakim ad hoc hak asasi manusia (HAM), dan dua calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi.

Dari 19 calon hakim agung tersebut, sembilan berasal dari kamar pidana, empat dari kamar perdata, tiga dari kamar agama, dan tiga dari kamar tata usaha negara khusus pajak.

Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan mengatakan seleksi dilakukan untuk mengisi 11 jabatan hakim agung serta tiga jabatan hakim ad hoc di Mahkamah Agung.

"Dan pada hari ini sampai lima hari ke depan, yaitu tanggal 3 sampai 7 Agustus 2006 akan dilaksanakan wawancara terbuka yang merupakan tahap akhir dari seluruh rangkaian seleksi calon hakim agung, calon hakim ad hoc HAM dan tipikor di Mahkamah Agung," katanya.

Abdul menjelaskan wawancara terbuka menjadi tahapan penting untuk menguji kapasitas, pengalaman, kompetensi, integritas, independensi, kepemimpinan, komitmen penegakan hukum, serta kepekaan calon terhadap nilai-nilai keadilan yang berkembang di masyarakat.

Empat Calon Jalani Wawancara Hari Pertama

Pada hari pertama, seleksi diikuti empat calon yang diuji oleh panel beranggotakan tujuh komisioner KY, seorang negarawan, dan seorang pakar hukum.

Panelis menggali visi, misi, komitmen, integritas, wawasan hukum dan peradilan, serta penguasaan hukum formil dan materiil para peserta.

Empat peserta yang menjalani wawancara hari pertama yakni Abdul Azis yang menjabat Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Pekanbaru, Bambang Myanto selaku Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum MA, advokat Dhifla Wiyani dari Kantor DW and Partners, serta Ketua Pengadilan Tinggi Makassar Nirwana.

Komisi Yudisial selanjutnya akan menetapkan peserta yang lolos berdasarkan hasil wawancara terbuka dengan mempertimbangkan seluruh tahapan seleksi sebelumnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf