Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Polri Resmi Menutup Operasi Ketupat 2026 Usai 13 Hari Pengamanan Mudik Lebaran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polri Resmi Menutup Operasi Ketupat 2026 Usai 13 Hari Pengamanan Mudik Lebaran
Foto: (Sumber : Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho (tengah) memberikan keterangan pers di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2026) dini hari. ANTARA/Nadia Putri Rahmani.)

Pantau - Polri resmi menutup Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung selama 13 hari sejak 13 Maret hingga 25 Maret 2026 sebagai operasi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Penutupan Operasi dan Lanjutan Pengamanan

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyatakan, "Malam ini (Rabu (25/3)) pukul 24.00 WIB, mendasari TR Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Operasi Ketupat sudah ditutup," ungkapnya di Semarang, Kamis dini hari.

Ia menjelaskan bahwa setelah penutupan operasi, Polri akan melanjutkan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Personel kepolisian tetap disiagakan di lapangan guna mengantisipasi puncak arus balik kedua yang diperkirakan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.

Lonjakan Kendaraan dan Penurunan Kecelakaan

Irjen Pol. Agus mengungkapkan bahwa volume kendaraan saat puncak arus mudik mencapai 270.315 kendaraan atau tertinggi sepanjang sejarah.

“Bila dibandingkan tahun lalu 2025, ada peningkatan 4,62 persen, tahun yang lalu 258.512 kendaraan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kelancaran lalu lintas tetap terjaga berkat penerapan rekayasa lalu lintas seperti one way nasional dan lokal.

“Strategi manajemen rekayasa lalu lintas, baik parameter-parameter untuk melakukan one way nasional dan bahkan one way lokal sepenggal tahap satu atau one way lokal presisi, ini bisa memecah arus sehingga bisa kita kelola dengan baik, arus mudik sudah kita lewati,” katanya.

Selain itu, tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas tercatat turun 30,89 persen dan jumlah kejadian kecelakaan menurun 5,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ia juga mengapresiasi kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas yang dinilai berkontribusi terhadap penurunan angka kecelakaan selama operasi berlangsung.

Penulis :
Ahmad Yusuf