
Pantau - Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran mengoptimalkan pengembangan Taman Nasional Tanjung Puting sebagai langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Fokus Pengembangan Infrastruktur dan Fasilitas
Agustiar Sabran mengatakan, "Keberadaan infrastruktur yang memadai mendukung kenyamanan serta kelancaran kegiatan pariwisata, yang juga berperan penting dalam perekonomian Kalteng."
Ia menilai fasilitas yang ada saat ini sudah cukup baik, namun masih perlu peningkatan agar memenuhi standar kenyamanan wisatawan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berkoordinasi dengan kementerian terkait guna mengoptimalkan pengelolaan kawasan tersebut.
Kunjungan kerja gubernur ke Taman Nasional Tanjung Puting di Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi bagian dari upaya konkret dalam mendukung pengembangan pariwisata.
Potensi Wisata dan Daya Tarik Internasional
Taman Nasional Tanjung Puting dinilai memiliki daya tarik tinggi bagi wisatawan mancanegara sehingga berpotensi besar meningkatkan ekonomi daerah.
Data tahun 2025 mencatat jumlah pengunjung mencapai 79.920 orang dengan komposisi 78 persen wisatawan asing dan 22 persen wisatawan domestik.
Wisatawan mancanegara didominasi berasal dari Spanyol, Jerman, dan Amerika Serikat.
Selain sebagai kawasan konservasi orangutan, taman nasional ini juga menjadi habitat spesies lain seperti bekantan dan penyu sisik.
Pengunjung dapat menikmati keindahan alam melalui Sungai Sekonyer dengan panorama vegetasi nipah yang khas.
- Penulis :
- Aditya Yohan








