Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kapasitas Integrated Terminal Banjarmasin Ditingkatkan hingga 64 Ribu KL untuk Antisipasi Kebutuhan BBM

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kapasitas Integrated Terminal Banjarmasin Ditingkatkan hingga 64 Ribu KL untuk Antisipasi Kebutuhan BBM
Foto: (Sumber : Anggota Komite Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fathul Nugroho (tengah) meninjau ketahanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) usai periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 2026 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (27/3/2026). (ANTARA/HO-BPH Migas).)

Pantau - Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, menyatakan kapasitas Integrated Terminal (IT) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, akan ditingkatkan menjadi 64 ribu kiloliter (KL).

Penambahan Tangki dan Peningkatan Kapasitas

Saat ini IT Banjarmasin sedang dilakukan penambahan tangki baru sebesar 10 ribu KL dan peningkatan kapasitas menjadi 5.000 KL, sehingga total tangki meningkat dari 42.000 KL menjadi 52.000 KL, ungkap Fathul.

Rencana ke depan, IT Banjarmasin akan menambah kembali sebesar 12.000 KL sehingga total kapasitas terminal nantinya mencapai 64.000 KL, ungkapnya.

Penambahan tangki dan peningkatan kapasitas penyimpanan dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi lonjakan kebutuhan di masa mendatang dan memperkuat ketahanan stok BBM, ungkap Fathul.

Monitoring Ketahanan Stok BBM dan Avtur

Pernyataan ini disampaikan Fathul saat kunjungan lapangan di Banjarmasin untuk memantau ketahanan stok BBM usai periode Ramadan dan Idul Fitri 2026, difokuskan pada penguatan stok di IT Banjarmasin, keandalan pasokan Avtur di Aviation Fuel Terminal (AFT) Syamsudin Noor, dan pelayanan masyarakat di SPBU, ungkapnya.

IT Banjarmasin berperan sebagai simpul distribusi energi di Kalimantan, menyuplai BBM ke 11 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan dan empat wilayah di Kalimantan Tengah, ungkap Fathul.

Fathul memastikan masyarakat Kalimantan Selatan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM karena stok saat ini aman dan andal, ungkapnya.

Peninjauan AFT Syamsudin Noor dilakukan untuk memastikan kesiapan pasokan Avtur menghadapi arus balik Lebaran dan peningkatan penerbangan menjelang musim haji, ungkapnya.

Peninjauan SPBU di Banjarmasin menunjukkan penyaluran BBM aman, tidak ada antrean, dan pelayanan masyarakat berjalan optimal pasca-Lebaran, ungkap Fathul.

Dukungan Pertamina dan Pengawasan Lapangan

Pengawasan lapangan tetap ketat agar distribusi energi ke seluruh pelosok Kalimantan Selatan stabil dan tepat sasaran, ungkap Fathul.

Pjs Manager Reliability & Project Development Regional Kalimantan Pertamina Patra Niaga (PPN), Janatul Arif, menegaskan bahwa penambahan tangki adalah langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan mengapresiasi masukan BPH Migas dalam memperkuat sistem serta memastikan kesiapan stok BBM tetap optimal, ungkapnya.

Turut hadir pada kegiatan: Sales Area Manajer Area Banjarmasin PPN Bondan Tri Wibowo, Sales Branch Manager Area Banjarmasin PPN Wicaksono Ardi Nugroho, IT Manager Banjarmasin Suryandri Dwi Kusuma, dan AFT Manager Syamsudin Noor Banjarmasin Dimas Budiman, ungkap Fathul.

Penulis :
Ahmad Yusuf