
Pantau - Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menegaskan layanan arus balik Lebaran gelombang kedua dari Sumatera ke Jawa tetap berjalan optimal meskipun terjadi peningkatan trafik penumpang dan kendaraan.
Heru menyatakan, "Meskipun terjadi peningkatan trafik pada arus balik, layanan tetap terjaga dalam kondisi prima,".
Arus balik menunjukkan tren terkendali dengan mayoritas pemudik telah kembali ke Pulau Jawa.
Hingga H+6 Lebaran, tercatat sebanyak 651.195 penumpang atau sekitar 72 persen telah kembali dari total 898.864 penumpang saat arus mudik.
Sementara itu, kendaraan yang telah kembali mencapai 169.385 unit atau sekitar 71 persen dari total 239.920 unit.
Pada lintasan Jawa-Bali, sekitar 51 persen atau 267.968 penumpang telah kembali ke Jawa dengan jumlah kendaraan mencapai 83.357 unit.
Sisanya sekitar 49 persen pemudik diperkirakan masih akan melakukan perjalanan balik dalam beberapa hari ke depan.
Heru menegaskan kelancaran arus balik merupakan hasil koordinasi lintas sektor yang melibatkan Kementerian Perhubungan, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait.
"Arus balik memang meningkat, namun layanan tetap berjalan lancar dan merata. Ini adalah hasil kerja bersama seluruh stakeholder yang memastikan mudik aman dan Lebaran tetap nyaman," ujarnya.
Data Posko Bakauheni mencatat total penumpang dari Sumatera ke Jawa mencapai 1.085.745 orang atau meningkat 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jumlah kendaraan tercatat 259.776 unit atau naik 4 persen.
Sementara pergerakan dari Jawa ke Sumatera mencapai 1.241.356 penumpang atau meningkat 2,5 persen dengan kendaraan sebanyak 314.209 unit atau naik 6,7 persen.
Untuk menjaga kelancaran, ASDP mengoperasikan 28 hingga 33 kapal per hari di lintasan Merak-Bakauheni serta menerapkan sistem tiba bongkar berangkat saat terjadi lonjakan.
Sebanyak 1.926 personel gabungan disiagakan untuk mendukung operasional.
Kebijakan stimulus seperti diskon tarif dan single tarif juga diterapkan guna mendistribusikan trafik secara lebih merata.
Puncak arus balik gelombang kedua terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026.
ASDP menilai peran masyarakat turut berkontribusi dalam menjaga kelancaran arus balik, terutama dengan mematuhi jadwal perjalanan dan membeli tiket secara resmi.
- Penulis :
- Gerry Eka







