
Pantau - Terminal Terpadu Pulo Gebang melayani total 113.104 penumpang selama periode angkutan Lebaran 2026 sejak 1 hingga 28 Maret, dengan arus mudik masih mendominasi dibandingkan arus balik.
Jumlah keberangkatan tercatat sebanyak 71.533 penumpang dengan dukungan 9.782 bus.
Sementara itu, kedatangan mencapai 41.571 penumpang menggunakan 8.794 bus.
Pengelola terminal Anwar Mansyur menyampaikan data harian menunjukkan awal pergerakan arus balik meski masih fluktuatif.
"Untuk data kedatangan hari ini dari jam 00.00 sampai dengan pukul dua siang tadi untuk busnya yang tiba di terminal saat ini sejumlah 525 unit dengan jumlah penumpang 3.688 orang," ujarnya.
Puncak arus mudik terjadi pada 18 Maret 2026 dengan 6.435 penumpang dalam satu hari.
Tren peningkatan terlihat sejak 13 Maret hingga mencapai lebih dari 6.000 penumpang pada 17 hingga 18 Maret, sebelum akhirnya menurun setelah 20 Maret.
Arus balik mulai meningkat secara bertahap pada periode 24 hingga 28 Maret dengan rata-rata kedatangan sekitar 4.000 penumpang per hari.
Terminal ini melayani berbagai rute antarkota dan antarprovinsi, termasuk ke wilayah Sumatera seperti Lampung, Palembang, Jambi, hingga Medan.
Selain itu, layanan juga mencakup perjalanan ke Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, hingga Bima, Nusa Tenggara Barat.
Pengelola terus melakukan koordinasi untuk menjaga kelancaran layanan selama arus balik yang diperkirakan masih berlangsung beberapa hari ke depan.
Evaluasi pelayanan dilakukan melalui survei kepuasan pengguna.
"Kami ada survei kepuasan masyarakat terhadap fasilitas atau pelayanan yang diberikan oleh terminal. Rata-rata hasilnya mereka merasa puas," kata Anwar.
Terminal juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang seperti kamar inap ber-AC dengan tarif Rp15 ribu per malam.
Fasilitas lainnya meliputi eskalator, lift, transaksi nontunai, ATM, tempat ibadah, ruang laktasi, pemeriksaan kesehatan gratis, pojok baca, serta arena bermain anak.
- Penulis :
- Gerry Eka







