Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI Pastikan Tiga Prajurit Korban Serangan di Lebanon Dirawat Intensif, Satu Gugur

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

TNI Pastikan Tiga Prajurit Korban Serangan di Lebanon Dirawat Intensif, Satu Gugur
Foto: Arsip foto - Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Rabu 25/3/2026 (sumber: ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha)

Pantau - TNI memastikan tiga prajurit yang menjadi korban luka akibat serangan artileri di Lebanon saat ini mendapatkan perawatan medis secara intensif di rumah sakit, sementara satu prajurit lainnya dinyatakan gugur.

Kronologi Serangan di Lebanon Selatan

Insiden terjadi pada Minggu, 29 Maret, ketika pos penugasan kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, terkena serangan artileri di tengah situasi saling serang.

Kapuspen Mabes TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa tiga prajurit yang menjadi korban luka adalah Praka Rico Pramudia, Praka Bayu Prakoso, dan Praka Arif Kurniawan.

"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," kata Aulia.

Ia menjelaskan bahwa dua prajurit dengan luka ringan telah dirawat di Rumah Sakit Level I UNIFIL.

"Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan," ujarnya.

Satu Prajurit Gugur dan Investigasi Berlangsung

Selain korban luka, satu prajurit TNI bernama Praka Farizal Rhomadhon dinyatakan gugur dalam serangan tersebut.

Proses pemulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon saat ini sedang berlangsung dengan bantuan KBRI Beirut.

TNI menyatakan hingga kini belum dapat memastikan penyebab dan motif serangan yang terjadi di wilayah tersebut.

"Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL," ucap dia.

TNI juga memastikan akan meningkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas perdamaian di Lebanon menyusul insiden tersebut.

Penulis :
Leon Weldrick